merdekanews.co
Minggu, 17 Desember 2017 - 00:06 WIB

Hasil Survei Internal

Sabet 30 Kursi, Gerindra Jawara Jakarta di 2019

AY Ata - merdekanews.co
Ketua Gerindra DKI Jakarta M Taufik

Jakarta, MERDEKANEWS - Setelah memenangkan Anies-Sandi, Partai Gerindra terus bergerak. Mesin partai berlambang Garuda ini kian panas.

Panasnya mesin Gerindra ternyata untuk merebut ibukota pada 2019. Gerindra menargetkan 30 kursi di DPRD DKI Jakarta.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik kalau partainya akan mendulang suara signifikan. Dari hasil survei internal, Gerindra bakal menyabet 30 kursi di Kebon Sirih.

"Kader-kader Gerindra militan. Saat ini mereka terus berjuang dan bergerak di masyarakat," tegas Taufik di Markas Gerindra Jakarta, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2017).

Militannya kader Gerindra terbukti saat pilkada. Di mana para kader bergerak tanpa sokongan duit. "Kader Gerindra bergerak tanpa duit. Mereka sudah terlatih bekerja. Buktinya pilkada para kader mampu menghimpun masyarakat," ucapnya.

Target 30 kursi menurut Taufik tidak berlebihan. Karena, dengan panasnya mesin pasca pilkada dan hasil survei internal memang menunjukkan kenaikan suara.

"Saya rasa 30 kursi sangat realistis karena militansi kader sangat oke. Para kader terus bekrja," terang Wakil Ketua DPRD ini.

Ketua Umum KAHMI DKI Jakarta ini menambahkan, untuk meraih 30 kursi tentunya ada strategi jitu. "Gak bisa saya sebutkan apa strateginya. Yang pasti kita terus bergerak," tukasnya.

Prabowo Presiden

Gerindra terus bergerak. Bukan hanya target 30 kursi tapi ada niat besar yang sedang diagendakan M Taufik.

"Agenda besarnya jelas yakni memenangkan Pak Prabowo jadi Presiden," ungkap Taufik.

Mantan Ketua KPUD DKI Jakarta ini melanjutkan kerja militan para kader adalah modal besar untuk memenangkan Prabowo sebagai Presiden.

"Prabowo Presiden sudah melekat di hati seluruh kader. Slogan kami jelas Prabowo Presiden inilah daya dobrak kami untuk 2019," tukasnya.

Taufik mengaku dirinya baru merasa puas dan lega jika agenda memenangkan Prabowo menjadi Presiden terwujud.

Ucapan Taufik memang tidak bisa dianggap sebelah mata. Disaat orang tidak percaya Anies-Sandi menang, Taufik sudah keliling ke masyarakat kalau Ahok pasti tumbang.

  (AY Ata)






  • Prabowo-Gibran Berpeluang Menang di Jatim, Pengaruh Khofifah Lebih Besar dari Muhaimin Prabowo-Gibran Berpeluang Menang di Jatim, Pengaruh Khofifah Lebih Besar dari Muhaimin Keputusan politik Khofifah Indar Parawansa masuk kedalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran diyakini sejumlah pihak akan memberikan dampak besar terhadap perolehan suara Prabowo-Gibran di Jawa Timur. Khofifah dinilai memiliki pengaruh lebih besar dibanding Muhaimin Iskandar (Ketum PKB) yang saat ini menjadi salah satu paslon pada Pilpres tahun 2024.