
Jakarta, MERDEKANEWS -- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang juga kader Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan cawe cawe urusan internal Partai Golkar.
"Tidak ada, tidak ada, tidak ada. Apa cawe cawe, ini kan proses internal saja, tidak ada ya," kata Bahlil usai acara Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan di Istana Negara Jakarta, Rabu.
Untuk diketahui, Bahlil digadang-gadangkan menjadi salah satu calon Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 20 Agustus 2024 mendatang.
Saat dikonfirmasi hal tersebut, Bahlil mengaku belum mengikuti secara langsung dinamika di partai berlambang pohon beringin tersebut.
Bahlil mengatakan perkembangan soal dia maju atau tidak sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar dapat diikuti pada saat munas nanti.
"Saya kebetulan belum mengikuti secara langsung apa dinamikanya di DPP Golkar. Nanti saja pada saat munas baru kita lihat perkembangan," ucap Bahlil.
Diketahui, Presiden Jokowi menegaskan urusan pengunduran diri Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Golkar itu merupakan urusan internal partai tersebut.
Hal itu ditegaskan Joko Widodo saat menjawab pertanyaan wartawan terkait isu adanya pembicaraan yang dilakukan Jokowi terkait Golkar, yang mempengaruhi keputusan Airlangga.
“Urusan Pak Airlangga itu urusan internal partai, di partai itu ada proses, ada mekanisme,” kata Joko Widodo setelah meninjau Training Center PSSI di IKN pada Selasa (13/08).
-
Ada 5 Orang, Siapa Saja yang Dilaporkan oleh Jokowi Terkait Ijazah Palsu? Mungkin inisialnya kalau boleh disampaikan ada RS, RS, ES, T dan inisial K
-
Jokowi Ungkap Alasan Kenapa Baru Melaporkan Soal Tuduhan Ijazah Palsu "Kan delik aduan kan, memang harus saya sendiri harus datang,"
-
Boby Nasution Menantu Jokowi Datangi KPK, Ada Apa Nih? menantu Jokowi itu menjelaskan, selain dirinya, tujuh kepala daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara turut diundang
-
Tutup Pintu Pemakzulan Wapres, Golkar: Gibran Terpilih Secara Konstitusional! Wapres Gibran terpilih secara konstitusional melalui pilpres dan Mahkamah Konstitusi
-
Terungkap, Ini Alasan Presiden Prabowo Tunjuk Jokowi sebagai Utusan RI ke Vatikan Itu sebabnya yang diminta adalah Pak Jokowi untuk menghadiri dan mewakili pemerintah dan rakyat, serta bangsa Indonesia di Vatikan