
JAKARTA, MerdekaNews – Fadli Zon dan Fahri Hamzah konsisten mengkritik Jokowi. Dua pimpinnan DPR ini nyinyir soal pernikahan Kahiyang dan Bobby.
Melalui akun Twitter resmi miliknya, Fadli Zon mengatakan, dalam 3 tahun menjadi orang nomor satu di Indonesia, Jokowi telah menikahkan dua anaknya.
Ini menjadi rekor tersendiri bagi Jokowi karena belum ada Presiden Indonesia yang menikahkan anaknya dalam 3 tahun terakhir.
"Dalam 3 tahun Pak @jokowi menikahkan 2 anaknya, tinggal 1 lagi. Semua Presiden RI lain kalah dalam sial ini. Kerja kerja kerja," tulis Fadli dalam akun Twitter resmi miliknya @fadlizon, Selasa (7/11/2017).
Fadli yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu juga mengaku tidak akan hadir dalam pernikahan anak kedua Jokowi itu di Solo, Jawa Tengah.
Sebab, Fadli mengaku, di saat yang bersamaan dirinya menjadi pembicara di United Nation Convention Anticorruption di Tiongkok. "Maaf saya enggak bisa datang," kata Fadli.
Sekadar informasi, pada Kamis 11 Juni dua tahun lalu, Presiden Jokowi juga menikahkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka dengan gadis pujannya Selvi Ananda.
Sementara pada (8/11/2017), Jokowi akan kembali menikahkan putrinya, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution. Ada 8.000 undangan yang akan hadir.
Sementara Fahri Hamzah menilai, pernikahan putri Jokowi sangat mewah. Ia berpendapat, seharusnya pernikahan tersebut dirayakan secara sederhana dengan pesta kecil saja
Politisi yang sudah dipecat PKS ini menyatakan, sempat ada surat edaran agar pejabat negara tak mengundang pejabat lebih dari 400 orang. “Diumumkan saja di vlog dan twitter,” ungkapnya.
Walau diundang, Fahri mengaku tidak akan datang. “Kan saya piket,” tambahnya.
Rumah Sendiri
Presiden Joko Widodo membantah kalau pernikahan putrinya digelar mewah. Kata dia, acara nikah Kahiyang dan Bobby digelar sederhana.
"Ya, relatif lah yang namanya sederhana itu," ujar Jokowi ditemui di Gedung Graha Saba Buana, Kota Solo, Selasa (7/11/2017) sore.
Nyatanya, pernikahan Kahiyang-Bobby serba menggunakan milik sendiri. Mulai dari gedung akad dan resepsi milik sendiri, katering milik sendiri hingga panitia yang direkrut dari keluarga dan kolega dekat.
"Gedungnya gedung sendiri, kateringnya katering sendiri, panitianya sendiri juga. Jangan dibandingkan dengan yang lain-lain," ujar Jokowi.
Apalagi, pernikahan digelar di kampung halaman, bukan di kota besar semisal Jakarta. "Hajatannya di kampung, ya memang adanya seperti ini," ujar Jokowi.
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Boyolali, angkat bicara. Menurut dia, acara pernikahan tersebut tidak seharusnya dipermasalahkan.
"Ya enggak jugalah. Orang banyak yang tidak diundang. Masak mau orang nikah saja mesti diomongin," kata Luhut, Selasa (7/11/2017).
(Ira Saqila)
-
Evaluasi Total Buntut Pesta Miras di Lapas Sebabkan Dua Napi Tewas! tragedi pesta minuman keras oplosan yang mengakibatkan dua orang narapidana meninggal dunia dan 23 orang napi lainnya keracunan
-
Berantas Korupsi ke Akar-akarnya!Legislator Dukung Niat Presiden Prabowo Soal RUU Perampasan Aset Ini perlu sekali untuk, bagaimana kita di dalam rangka memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya
-
Aksi Premanisme Berkedok Ormas Ganggu Iklim Investasi, Revisi UU Ormas Perlu Atau Tidak? Aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas) belakangan banyak dilaporkan mengganggu iklim investasi di Indonesia
-
Mbah Tupon Jadi Korban: Jangan Sampai Tanah Rakyat Habis Dicuri Mafia Tanah! Dia pun meminta Polri dan Kementerian ATR/BPN menaruh atensi penuh terhadap kasus tersebut, karena jangan sampai tanah rakyat habis dicuri oleh mafia tanah
-
Mendikdasmen Paparkan Pelaksanaan Program Prioritas Pendidikan Bermutu untuk Semua Mendikdasmen Paparkan Pelaksanaan Program Prioritas Pendidikan Bermutu untuk Semua