merdekanews.co
Senin, 08 Mei 2023 - 19:30 WIB

Bima Yudho Saputro Senggol Jokowi Naik Mercy Saat Kunjungi Lampung, Ahmad Sahroni: Jangan Norak Lu!

Jyg - merdekanews.co
Ahmad Sahroni sentil Tiktoker, Bima Yudho Saputro. (foto: istimewa)

Jakarta, MERDEKANEWS -- Tiktoker, Bima Yudho Saputro kembali membuat heboh. Kali ini dia mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengunjungi sejumlah daerah di Lampung melalui jalur darat menggunakan mobil Mercedes-Benz (Mercy).

Kritikan itu disampaikan Bima melalui unggahan terbarunya di TikTok. Bima menyampaikan kritikan itu usai mobil kepresidenan jenis Mercy yang ditumpangi Jokowi nyangkut di jalan yang rusak.

"Iya, mobilnya Pak Jokowi kepater tuh di Lampung. Lagian ke Lampung bawa Mercy. ke Lampung tu naik Fortuner kalau nggak L300 (pikap) sekalian. Sekalian muat beras," kata Bima dalam unggahannya.

Tak sampai di situ, Bima juga menyinggung soal jabatan Presiden Jokowi yang tinggal kurang lebih setahun lagi. Dia menyebut Jokowi bisa bertani setelah jabatannya sebagai presiden usai.

"Kan bentar lagi kelar ni jadi presiden. Timbang gabut, mending ngampas jagung, ngampas beras, sama Sri-Juli (orang tua Bima), Juli juga bentar lagi juga pensiun ni. Bikin grup WA aja sama mereka," sebutnya.

Merespons pernyataan Bima mendapat reaksi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Dalam unggahannya di Instagram, Sahroni awalnya menyebut dia sempat menghormati sikap Bima yang mengkritik kondisi jalan di Lampung. "Awal Lu Kritik untuk Membangun gw Suport lu Pak," tulis Sahroni.

Sahroni kemudian menyebut rasa penghormatannya kepada Bima hilang setelah Bima menyampaikan kritik ke Presiden Jokowi yang mengunjungi Lampung menggunakan Mercy.

Sahroni menyebut Bima norak karena menyampaikan kritikan seperti itu. "Tapi liat Video ini gw jd Ga Respect sm Lu pak. Gimanapun Presiden itu ya Presiden. Beliau Mau Naik apa juga terserah. Jangan Norak Kali Lu pak," tulis Sahroni.

(Jyg)





  • Jokowi Puji Arus Mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen Jokowi Puji Arus Mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen Sedikit yang perlu penanganan lebih fokus yaitu di Merak. Merak utamanya yang berkaitan dengan yang naik sepeda motor di Ciwandan. Tapi tadi juga penjelasan Kementerian Perhubungan ya semuanya sudah dicarikan solusi