merdekanews.co
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:26 WIB

Soal Koalisi, Hasto: Pilpres Masih Jauh

Muh - merdekanews.co
Sekjen Hasto Kristiyanto

MERDEKANEWS- Koalisi yang dibentuk Partai Golkar, PAN dan PPP tidak mempengaruhi PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilu 2024.  Partai banteng yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini belum berpikir untuk koalisi karena masih terlalu dini membicarakan Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menjelaskan, secara perolehan suara PDI Perjuangan  bisa mengusung calon presiden dan wakil presiden sendiri pada 2024 mendatang. Hal ini tidak terlepas dari dukungan rakyat.

"Kami bisa mengusung calon sendiri karena dukungan rakyat sudah teruji di Pilpres 2019 lalu," ujar Hasto, Jum'at (20/5).

Saat ini, sambungnya, PDI Perjuangan masih fokus menggerakkan semangat gotong-royong untuk mewujudkan kepercayaan rakyat.

"Ini upaya untuk modal politik bagi PDIP mengusung calon sendiri," terangnya.

 Satu Putaran

Sementara Ketua Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP) Mochtar Mohamad mengungkapkan, LGP
sudah jauh-jauh hari memprediksi bahwasannya DPP PDIP akan mengusung Kader sendiri yaitu, Ganjar - Puan.

Sampai saat ini, hanya PDI Perjuangan yang sudah mempunya tiket nyapres. Adapun dari lawan koalisi belum kelihatan bentuknya. Pasalnya, PDI Perjuangan sudah memenuhi syarat Presidential Threshold.

"PDI Perjuangan sudah memenuhi itu, karena minimal syarat 115 kursi, sedangkan sekarang posisi PDI Perjuangan mempunyai 128 kursi di parlemen," terangnya melalui keterangan tertulis, Jumat (20/5).

Untuk kader sendiri, lanjut M2, sapaan familiar Mochtar Mohamad, PDI Perjuangan sudah siap dengan kader terbaiknya yang sudah mempunyai reputasi, rekam jejak yang tak diragukan lagi, yakin Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

"Ganjar dan Puan kader yang sudah siap. Ini menjadi peluang besar untuk menang satu putaran," paparnya.

"Kenapa bisa?, karena Mas Ganjar dan Mbak Puan menjadi lokomotif membawa PDI Perjuangan menjadi mayoritas tunggal," imbuhnya.

M2 meyakini, pada Pemilu Legislatif yang akan datang akan banyak partai yang tidak lolos di parlementer threshold. Paling ada di kisaran 3 sampai 6 partai yang lolos. "Ini apa? karena partai lain tidak memiliki kader capres yang kuat," jelasnya.  (Muh)