merdekanews.co
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:54 WIB

Gubernur Banten: H Muchtar Mandala adalah Orang Baik Kebanggaan Masyarakat Banten

Hadi Siswo - merdekanews.co

Banten, MERDEKANEWS -- H Muchtar Mandala adalah salah satu Pejuang dan Pendiri Provinsi Banten.

Tokoh kelahiran Pandeglang, 5 Juni 1945 ini meninggal dunia setelah sekitar sebulan dirawat di RS Siloam Karawaci, Tangerang, karena sakit.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan duka sedalam-dalamnya tadi pagi saat diberikan kabar wafatnya H. Muchtar Mandala (75 tahun), Kamis, 6 Agustus 2020, pukul 04.45 WIB.

“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Banten, kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya," ungkap Gubernur Banten.

Almarhum, H. Muchtar Mandala adalah alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI). Merupakan putra Banten yang aktif di dunia perbankan. Almarhum juga pernah menduduki beberapa jabatan strategis. Antara lain sebagai: Sekretaris Jenderal Perbanas, Wakil Ketua Kadin Pusat, Ketua Umum Bankers Club Indonesia, pengurus ASEAN Bankin Council, wakil Indonesia di Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), dan wakil Indonesia di Asia-Europe Business Forum (AEBF).

Peran almarhum H. Muchtar Mandala yang cukup bersejarah adalah aktivitasnya sebagai salah satu pendiri Provinsi Banten. Rumah tinggalnya di Kampung Nyi Mas Ropoh menjadi saksi berkumpulnya tokoh-tokoh masyarakat Banten pada 23 Januari 2000. Yang selama ini dikenal sebagai tempat pembacaan “Deklarasi Nyi Mas Ropoh” yang menjadi cikal-bakal berdirinya Provinsi Baten pada 4 Oktober 2000.

“Bagi kami, Pak Muchtar Mandala adalah salah satu tokoh pendiri Banten. Orang yang sangat baik dan kebanggaan masyarakat Banten," tegas Gubernur Banten.


(Hadi Siswo)





  • Gubernur Banten: Tidak Rem Darurat, Sejak Awal PSBB Jalan Terus Gubernur Banten: Tidak Rem Darurat, Sejak Awal PSBB Jalan Terus Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) setelah mengeluarkan kebijakan Perpanjangan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah Provinsi Banten sejak hari Senin, 7 September 2020 yang lalu, terus melakukan berbagai upaya dalam penanganan pandemi Covid-19 di wilayahnya.