merdekanews.co
Rabu, 29 Juli 2020 - 11:34 WIB

Masjid Raya JIC Tetap Laksanakan Shalat Idul Adha dengan Protokol Covid-19

Hadi Siswo - merdekanews.co


Jakarta, MERDEKANEWS -- Meski di tengah pandemi Covid-19 yang masih cukup tinggi, Masjid Raya Jakarta Islamic Centre tetap akan melaksanakan Shalat Idul Adha pada tahun 2020 ini.

Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat demi mencegah penyebaran virus Covid-19, kata Aep Saifullah Fudhail sebagai ketua panitia pelaksanaan Idul Adha 1441 Masjid Raya Jakarta Islamic Centre H ketika di temui di kantornya (29/7)

"Masjid Raya Jakarta Islamic Centre telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini. Shalat Idul Adha akan dimulai pukul 07:00 wib pagi dipimpin oleh Imam tetap Masjid Raya JIC yakni KH Muhtadi Azis Alhafizh. Sedangkan yang bertindak sebagai khatib KH. Ahmad Lutfi Fathullah, yang merupakan Ketua BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dengan tema khutbah “Membangun Optimistisme di tengah Pandemi” tandasnya.

Aep juga menambahkan bahwa Panitia telah mengatur jarak shaf shalat antar jamaah dan memberi tanda khusus yang akan ditempati jamaah shalat Ied. Dia memperkirakan jamaah yang akan hadir sekitar 10.000 orang, alias separuh dari jumlah kapasitas maksimal Masjid (20.680 jamaah).

“Kami mengajak kaum muslimin Jakarta, lebih khusus dari Jakarta Utara untuk bisa bersama-sama menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Raya JIC. Namun hendaknya tetap patuhi protokol kesehatan dengan selalu pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan, dan membawa sajadah sendiri dari rumah” ajak Aep.

Selain itu secara teknis sudah dilakukan juga koordinasi teknis dengan beberapa instansi terkait yang dipimpin oleh Kepala Sekretariat JIC Ahmad Juhandi. Koordinasi ini dilakukan dalam rangka persiapan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Kita ingin ibadah di Masjid Raya JIC ini terlaksana dengan tertib, khusyu’ dan sehat tentunya, untuk itu panitia telah menyiapkan tempat cuci tangan dan wudhu di samping tempat wudhu yang sudah tersedia, handsanitaiser di beberapa titik gedung Masjid dan disediakan dua titik ruang isolasi apabila terdapat jamaah yg saat diukur suhu badannya di atas 37.5 C" tandasnya. (Hadi Siswo)






  • Ketua JIC Baru Harus Mampu Merangkul Semua Pihak  Ketua JIC Baru Harus Mampu Merangkul Semua Pihak  MERDEKANEWS - Sosok ketua Jakarta Islamic Centre (JIC) ke depan harus figur yang mampu merangkul semua pihak. Sang ketua juga harus punya inovasi agar JIC menjadi pusat atau episentrum peradaban Islam diseluruh dunia.