merdekanews.co
Kamis, 10 Januari 2019 - 07:16 WIB

Wasit Yang Kecipratan Duit Suap Bola Diburu Polisi

Khairi AA - merdekanews.co

Sleman, MERDEKANEWS - Jaringan mafia skor ternyata sampai ke wasit. Banyak 'tuhan' lapangan itu keseret kasus skor.

Secara perlahan mafia skor mulai terkuak. Misalnya, bayaran harga wasit Rp 45 juta.

Satgas Mafia Bola mengungkap banyaknya wasit yang terlibat dalam pengaturan skor. Iming-iming naik kelas dari Liga Indonesia III ke II dan ke I menjadi alat jualan para broker.

Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Krishna Murti mengatakan,  wasit yang terlibat pengaturan skor pertandingan sepakbola Liga Indonesia.

Satgas sendiri telah menangkap wasit Nurul Safarid, yang memimpin pertandingan Persibara Banjarnegara melawan Persekabpas Pasuruan. Dia menerima uang Rp 45 juta.

"Ada beberapa wasit kami berita acara (periksa), mereka mengatakan beberapa dari mereka terlibat. Katanya wasit yang kita periksa, ada banyak (wasit yang terlibat)," kata Krishna kepada wartawan seusai menjenguk Krisna Adi di Sleman, Rabu (9/1/2019).

Satgas menemukan keterangan bahwa para wasit itu ada yang sengaja terlibat dan ada juga yang di bawah tekanan.

"Intinya Satgas masih bekerja ke segala arah untuk mengungkap apa yang terjadi terkait pengaturan skor pertandingan dalam Liga 1, 2, 3. Supaya memperbaiki sepakbola," ungkap mantan Kapolsek Penjaringan, Jakut ini.

  (Khairi AA)






  • KPK Selidiki Kasus Suap  Kalapas  Sampai Ke Menkumham KPK Selidiki Kasus Suap Kalapas Sampai Ke Menkumham Selain Kalapas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran dana suap atau barang ke pejabat di atas kalapas, Sukamiskin, Bandung. Diduga kuat banyak yang terlibat dalam kasus jual beli izin dan fasilitas Lapas kepada napi.