
Jakarta,MERDEKANEWS -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, beberapa menteri kabinet Presiden Joko Widodo masuk dalam kabinet Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto dan akan menjabat di sejumlah pos kementerian.
Demikian disampaikan Muzani yang juga Ketua MPR RI usai menyerahkan undangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
"Nanti dicek saja mana menteri-menteri yang sekarang duduk sebagai menteri, kemudian duduk lagi jadi menteri (kabinet Prabowo)," kata Muzani.
Dia mengatakan ada beberapa nama yang sekarang duduk sebagai menteri Jokowi kemudian kembali menduduki pada pos yang sama atau berbeda di kabinet Prabowo Subianto nanti.
"Ada beberapa nama yang cukup kompatibel, cukup bagus, untuk duduk kembali sebagai menteri," ujarnya.
Dia seperti dikutip dari antaranews, mengatakan mengenai alasan penunjukan nama-nama menteri merupakan hak prerogatif Prabowo Subianto selaku Presiden Terpilih.
Sementara diketahui, sejumlah tokoh yang disebut-sebut sebagai calon menteri terlihat mendatangi rumah Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10).
Para calon menteri hadir dengan menggunakan batik dan disambut oleh Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Beberapa tokoh yang tampak sudah hadir di antaranya, politikus Gerindra, Prasetyo Hadi, Fadli Zon, dan Sugiono. Selain itu tampak juga politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto dan eks politikus PDIP Maruarar Sirait.
Tampak juga politikus Demokrat Teuku Rifky Harsya, eks Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan pengusaha Widiyanti Putri Wardhana.
Selain itu, ada juga mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), politikus Golkar, Nusron Wahid dan Wihaji.
-
Kuliah Umum Tempo: Hutama Karya Paparkan Strategi Komunikasi Korporat Menjawab Tantangan di Era Digital Dunia komunikasi korporat, terutama di BUMN tentu berbeda
-
Mbah Tupon Jadi Korban: Jangan Sampai Tanah Rakyat Habis Dicuri Mafia Tanah! Dia pun meminta Polri dan Kementerian ATR/BPN menaruh atensi penuh terhadap kasus tersebut, karena jangan sampai tanah rakyat habis dicuri oleh mafia tanah
-
Khotbah Idul Fitri 2025, Guru Besar UIN Jakarta: Puasa Mabrur Membawa Indonesia Maju ibadah puasa mabrur akan membawa Indonesia maju dan sejahtera
-
Bentuk Transparansi Penyelenggara Negara, Pejabat Tak Lapor LHKPN Harus Disanksi LHKPN ini kan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penyelenggara negara kepada masyarakat
-
Pastikan Tak Ada Reshuffle Kabinet, Sufmi Dasco Tepis Isu Sri Mulyani Mundur Dan saya sudah cek ke pemerintah, belum ada rencana reshuffle