
Jakarta, MERDEKANEWS -Pameran Telkom Craft Indonesia, diharapkan bisa menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Nilai transaksi selama empat hari acara berlangsung, mulai 22 hingga 25 Maret, diJakarta Convention Center ditutup, mencapai Rp 20,1 miliar.
“Mudah-mudahan market di luar nanti bisa mendorong UMKM ke tingkat global dan bisa diterima di Eropa dan Amerika,” kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Jasa Survey dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo usai menutup acara Pameran Telkom Craft Indonesia di JCC, kemarin
Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengatakan, tema Local Heroes to Global Champions yang diusung ini agar UKM Indonesia dapat menghasilkan karya terbaik dan sekaligus berdaya saing, sehingga diharapkan dapat menembus pasar global.
Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R. Harman menyatakan puas dengan penyelenggaraan pameran batik nasional ini, karena nilai transaksi hingga penutupan pada Minggu, 25 Maret 2018 melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.
“Nilai transaksi 20,1 miliar tersebut di atas prediksi kami,” ujar Herdy di acara pameran yang menampilkan produk-produk unggulan UKM tersebut.
Besarnya nilai transaksi selama pameran, menurut Herdy merupakan indikator bahwa produk-produk UKM semakin mendapat kepercayaan.
“Kualitas produk UMKM sudah baik dan mampu bersaing di pasar internasional,” tegasnya.
Sebanyak 400 UKM telah berpartisipasi dalam acara ini, terdiri dari UKM Binaan Telkom sebanyak 224 stand (56%), UKM Binaan BUMN lain sebanyak 104 stand (26%), san UKM dari komunitas sebanyak 72 stand (18%). Mereka terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu Fashion sebanyak 209 stand (52%), Craft sebanyak 115 stand (28%) dan Food sebanyak 76 stand (20%).
Dikatakan Herdy, seluruh produk UKM ini telah listing di blanja.com, sehingga pasca acara Craft Indonesia, para calon pembeli tetap dapat bertransaksi melalui blanja.com. Sejatinya acara ini tidak pernah ditutup, karena para UKM dan pengunjung tetap dapat berinteraksi dan bertransaksi secara online melalui blanja.com.
Pameran batik nusantara ini telah mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Hal ini terbukti dengan telah tercatatnya pengunjung sebanyak 25.105 orang yang telah berbelanja.
Dari seluruh transaksi, sebanyak 78% merupakan transaksi non tunai atau digital payment, yang terdiri TCASH, blanja.com, dan EDC Himbara. Hal ini cukup menggembirakan karena transaksi secara cashless mengalami peningkatan cukup tinggi dibandingkan dengan pelaksanaan Telkom Craft Indonesia tahun lalu.
Selain menampilkan karya terbaik Nusantara, Telkom mengajak seluruh anak bangsa terutama generasi muda untuk lebih peduli terhadap budaya Nusantara yang sangat kaya dan menjadi kebanggaan bangsa melalui program
Melalui pameran Craft ini, Telkom membuktikan bahwa UKM binaan RKB sudah siap bersaing secara global sekaligus menjadi penggerak ekonomi digital Indonesia. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. QAR
(Hadrian )
-
Manajemen Risiko Efektif & Prudent, Kualitas Kredit BRI Semakin Membaik dengan Pencadangan Kuat Manajemen Risiko Efektif & Prudent, Kualitas Kredit BRI Semakin Membaik dengan Pencadangan Kuat
-
Dorong UMKM, Pertamina Salurkan Hibah Alat Teknologi Senilai Rp 800 Juta Bagi Pemenang UMK Academy Dorong UMKM, Pertamina Salurkan Hibah Alat Teknologi Senilai Rp 800 Juta Bagi Pemenang UMK Academy
-
Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun
-
Kemendagri Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Papua Barat Daya Kemendagri Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Papua Barat Daya
-
KKP Lirik Potensi NTB Jadi Lokasi Sentra Garam KKP Lirik Potensi NTB Jadi Lokasi Sentra Garam