merdekanews.co
Selasa, 15 November 2022 - 21:45 WIB

Momentum O20, ID FOOD Dukung Blue Natural Capital Melalui Blue Food Perikanan

Deka - merdekanews.co
Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama Holding Pangan lD FOOD saat menghadiri kegiatan Ocean20 bersama Kemenko Marves di Bali, 13 - 15 November 2022.

Jakarta, MERDEKANEWS -- Momentum Ocean20 (020), Holding pangan ID FOOD dukung program Blue Natural Capital (BNC) yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui sektor perikanan yang dikelola ID FOOD Group.

Dukungan tersebut selain berupa sarana prasarana perikanan melalui ekosistem rantai pasok nelayan di sejumlah wilayah operasional yang dikelola, BUMN ID FOOD akan jajaki peluang pemberdayaan sumber daya laut sebagai pengembangan komoditas perikanan. Hal ini sebagai bagian dari dukungan terhadap BNC, yang merupakan aset untuk dijadikan bahan konsumsi sekaligus penopang perekonomian.

“Salah satu kontribusi BNC adalah pemanfaatan rumput laut, selain optimalisasi pemanfaatan hasil kekayaan laut berupa produksi ikan nelayan,” ucap Frans Marganda Tambunan, Direktur Utama Holding Pangan lD FOOD.

Frans melanjutkan Holding pangan ID Food berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengembangkan blue economy dan blue food melalui lini bisnis sektor perikanan.

“Peran ID FOOD pada O20, selain pemberdayaan mitra nelayan untuk peningkatan produksi hasil laut guna menjaga pasokan perikanan, sekaligus pemanfaatan sumber daya laut lainnya untuk olahan maupun ketersediaan pangan,” ujar Frans, pada saat menghadiri kegiatan Ocean20 bersama Kemenko Marves di Bali, 13 - 15 November 2022.

Hal ini pun menurutnya sebagai bagian dari sinergi kolaborasi dengan Kemenko Marves untuk berkontribusi dalam mewujudkan O20 sebagai tindakan pelestarian dan pemanfaatan laut dan sumber daya kemaritiman secara berkelanjutan.

“Bahkan potensi kerja sama ekspor ID FOOD Group ke negara-negara anggota G20 dari pemanfaatan sumber daya produksi nelayan Indonesia, seperti octopus steam, whole cleaned cuttlefish, ball type octopus, tuna loin ke Amerika Serikat dan Jepang, dan diharapkan menarik minat perikanan dan potensi ke anggota G20 lainnya,”pungkas Frans.

Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Sigit Muhartono menambahkan pihaknya selalu mengutamakan ekosistem perikanan berkelanjutan dalam mengelola bisnisnya.

Sebagai anak perusahaan ID FOOD di sektor perikanan, PT Perindo mengembangkan blue food retail perikanan hasil tangkapan nelayan Indonesia untuk konsumsi masyarakat Indonesia. Selain itu, PT Perindo juga memasok konsumsi ikan untuk masyarakat luar negeri dengan jangkauan ekspor ke 9 negara.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan dalam keterangan resminya mengatakan dalam mewujudkan tujuan O20, perlu dilakukan tindakan nyata, karena selanjutnya 020 digunakan sebagai platform global dalam menghasilkan dan menerapkan banyak tindakan nyata untuk pemanfaatan laut yang berkelanjutan.

“O20 merupakan wadah bagi perusahaan global di dunia dan negara-negara anggota G20 untuk membuat dan mewujudkan komitmen bersama menuju laut yang berkelanjutan, inklusif dan memanfaatkan peluang pasar dalam ekonomi kelautan,” jelas Menko Luhut pada kegiatan pembukaan Ocean20 di BNDCC, Bali.

(Deka)





  • Dukung Swasembada Gula, Perhutani Bersama ID FOOD Budidaya Tanaman Tebu Di Kawasan Lahan Hutan Dukung Swasembada Gula, Perhutani Bersama ID FOOD Budidaya Tanaman Tebu Di Kawasan Lahan Hutan Penandatanganan Head of Agreement (HoA) Kerjasama Pemanfaatan Kawasan Hutan Untuk Kegiatan Budidaya Terutama Tanaman Tebu Guna Mendukung Ketahanan Pangan oleh Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro dan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Frans Marganda Tambunan di Gedung Graha Perhutani lantai XX, Jakarta, Jumat (30/12) Turut hadir dan menyaksikan Penandatangan HoA tersebut diantaranya Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro beserta jajaran, Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD Frans Marganda Tambunan beserta jajaran.