merdekanews.co
Minggu, 24 April 2022 - 13:57 WIB

JIC dan FT-UMJ  Gelar Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Masjid

Hadi Siswo - merdekanews.co
Subdivisi Ekonomi Syariah bekerjasama dengan Jurusan Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah menyelenggarakan Program Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Masjid Pembuatan Handsanitizer & Sabun Cuci Piring, di Jakarta Islamic Centre (23/4/2022).

 

Jakarta, MERDEKANEWS -- Subdivisi Ekonomi Syariah bekerjasama dengan Jurusan Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah menyelenggarakan Program Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Masjid Pembuatan Handsanitizer & Sabun Cuci Piring, di Jakarta Islamic Centre (23/4/2022).

Kegiatan ini merupakan realisasi tahun keempat dari nota kesepahaman yang telah disepakati antara JIC & FT-UMJ. Pada tahun pertama telah dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan pengolahan produk pangan dari ampas tahu, adapun tahun kedua pembuatan sabun cair dan cuci piring dan pertemuan ketiga pengolahan lidah buaya.  

Ketua Jurusan Teknik Kimia Ika Kurniaty mengungkapkan bahwa "program ini merupakan perwujudan catur dharma dosen Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya dharma pengabdian serta al Islam & kemuhammadiyahan"ujarnya.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (pengmas) lanjut ika merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, dan alhamdullilah setiap tahun kami laksanakan berbeda dari kegiatan pengabdian masyarakat sebelumnya.

Kali ini, peserta atau mitra masyarakat diberi kesempatan untuk membuat sabun cuci piring dan Handsanitizer tujuannya adalah selain kami ingin berbagi ilmu ke masyarakat, kami juga ingin mendapatkan pokok nilai pengabdian yaitu dengan memperkenalkan masyarakat tentang apa itu teknik kimia, serta bagaimana lingkungan teknik kimia yang ada di Fakultas Teknik UMJ yang alhamdullilah para peserta bisa melihatnya di www.tekim.umj.ac.id”

Irfan Purnawan, ST. MChemEng, dalam sambutannya mengucapkan terimaksih kepada pengurus Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPPIJ) atau Jakarta Islamic Centre dan para panitia atas berlangsungnya acara ini.

“Tentunya kami dari Universitas Muhammadiyah Jakarta mengucapkan terimakasih banyak kepada pengurus Jakarta Islamic Centre semoga kerjasama ini dapat tetap terjalin,” kata Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.

“Kerjasama ini memang bukan yang pertama kali dengan JIC dan sempat terhenti karena pandemi Covid-19, semoga pelatihan ini bermanfaat seluas-luasnya bukan saja buat kami tapi buat bapak-ibu sekalian,” tambahnya.

Kepala Divisi Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta atau Jakarta Islamic Centre mengatakan bahwa pelatihan pembuatan handsanitizer dan sabun cuci piring ini sangat bermanfaat sekali.

“Dalam kondisi apapun disetiap pintu Rumah Sakit harus sedia handsanitizer, apalagi ini juga ada pembutan sabun cuci pirang, insyaAllah sangat bermafaat sekali,” terang DR. KH. Edi Sukardi, M.Pd, sebelum membuka acara pelatihan.

Acara pelatihan pembuatan Handsanitizer & sabun cair cuci piring dibuka dengan penandatangan MOU antara Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPPIJ) yang disaksikan oleh Andrian selaku Kepala Sub Divisi Ekonomi Syariah dan Dr Yustinah yang merupakan ketua Jurusan S2 prodi Teknik Kimia.

(Hadi Siswo)





  • JIC Adakan Jakarta Islamic Fashion Show JIC Adakan Jakarta Islamic Fashion Show Semarak pekan festival Muharram 1444 Hijriah, Sub divisi Pembinaan Remaja dan Anak (Birena) Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta akan helat Pentas Kreasi Santri Islami (PAKSI).


  • Bersama NU Lawan Pseudo Pesantren! Bersama NU Lawan Pseudo Pesantren! Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta dan Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) atau Asosiasi Pesantren NU  DKI Jakarta menyelenggarakan seminar Pseudo Pesantren: Definisi, Otentifiksi dan Validasi Pesantren.