merdekanews.co
Jumat, 09 Juli 2021 - 20:05 WIB

BK DPRD DKI Ngaku Kirim Karangan Bunga Acara Pesta Hasbi, Pengamat: Jangan Lukai Hati Rakyat

Khairy/MN - merdekanews.co
Acara pesta nikah di Kelapa Gading, Jakut yang diduga digelar oleh anggota DPRD DKI.

Jakarta, MERDEKA NEWS - Video viral anggota DPRD DKI Jakarta yang menggelar pesta nikah dinilai telah melukai warga ibukota. Disaat pelaksanaan PPKM darurat, sang polititisi itu malah menggelar pesta.

Dalam undangan, kalau acara tersebut digelar kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada tanggal 3 Juli 2021 atau tepatnya saat pelaksanaan PPKM darurat diberlakukan.

Tertulis dalam undangan pemilik hajat adalah Hasbiallah Ilyas (HI). Anggota DPRD DKI Jakarta yang biasa disapa Hasbi ini menjabat sebagai Ketua DPW PKB DKI Jakarta. 

Hingga berita diturunkan Hasbi belum bisa dikonfirmasi. Berkali-kali dihubungi, telepon selulernya tidak aktif. Demikian juga layanan pesan WhatsApp (WA) tidak direspons.

Ketua BK DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi menolak memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan HI.

"Lebih baik anda tanya yang bersangkutan," kata Nawawi saat dihubungi wartawan.

Politisi Partai Demokrat mengaku tidak bisa menghadiri resepsi pernikahan anak HI karena mendadak sopirnya sakit.

"Saya cuma kirim kembang," kata Nawawi.

Nawawi mengatakan banyak anggota DPRD DKI yang menerima undangan HI.

"Dia kan anggota saya di Badan Kehormatan," demikian Nawawi.

Sementara pengamat kebijakan publik, Adib Miftahul mengatakan, acara pesta nikah yang digelar saat PPKM darurat oleh Hasbiallah Ilyas sebagai anggota DPRD DKI Jakarta telah melukai hati rakyat.

"Sebagai anggota DPRD DKI harusnya dia memiliki empati dan menghormati kebijakan pemerintah dalam menerapkan PPKM darurat. Etikanya sudah hilang mungkin, disaat rakyat susah dia gelar pesta lagi," terang Adib. 

Adib menilai seharusnya Hasbiallah bisa menahan dan menjaga marwah DPRD DKI. "Jangan sampai, ada cap mentang-mentang dewan tapi bisa seenaknya. Ini sama saja melukai hati rakyat," sindirnya kepada wartawan, Jumat (9/7). 

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) ini meminta kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta memanggil Hasbi. "Harus ada efek jera, jangan nanti malah ditiru masyarakat," terang Adib.

Dalam video, acara yang dihadiri tamu undangan itu berlangsung hikmat. Diduga ada beberapa anggota DPRD yang ikut hadir.


  (Khairy/MN)