merdekanews.co
Kamis, 26 Maret 2020 - 23:58 WIB

Banteng Bekasi Semprot Disinfekta Ke Wilayah Galaxi dan Komplek IKIP

MUH - merdekanews.co
Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Sukur H Nababan bersama Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto (kanan) melakukan penyemprotan disinfektan beberapa rumah ibadah di Kota Bekasi, Kamis (26/03)

MERDEKANEWS -Di tengah merebaknya Covid 19, Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Sukur H Nababan bersama Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto  melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kota Bekasi.

Keduanya, juga melakukan edukasi dan sosialisasi tentang penanganan wabah corona ke masyarakat. 

Kegiatan penyemprotan ini dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran wabah corona, yang menewaskan banyak orang. 

“Titik awal penyemprotan dilakukan di wilayah Galaxi, yang menyasar rumah-rumah masyarakat dan rumah ibadah,” kata Sukur yang disambut baik oleh masyarakat dan tokoh-tokoh agama, Kamis (26/03). 

Dalam kegiatan tersebut, Sukur menginstruksikan kepada DPC dan DPRD Fraksi PDIP Kota Bekasi, agar kegiatan penyemprotan ini terus dilakukan untuk melawan penyebaran Covid 19 secara masif. 

Politisi Siborong borong ini juga meminta para pimpinan agama menyampaikan kepada umatnya masing-masing agar kiranya tetap di rumah dan melakukan ibadah di rumah, serta menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Saya minta agar masyarakat mematuhi apa yang telah diimbau pemerintah supaya jumlah korban wabah corona tidak terus bertambah,”pintahnya.

Dari Galaxi, Sukur bersama rombongan melanjutkan penyemprotan di Komplek Dosen Ikip Jatibening. Penyemprotan dimulai dari rumah masyarakat dan tempat ibadah.

“Semua wilayah diharapkan tidak ada yang luput dari penyemprotan disinfektan. Apabila masyarakat Kota Bekasi, mau wilayahnya disemprot dapat langsung berkomunikasi dengan Anggota DPRD atau DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Kita harus bersatu melawan wabah corona,” tegasnya.

Jumlah korban meninggal akibat terinfeksi virus corona bertambah sebanyak 20 orang pada Kamis (26/)3). Sehingga total orang yang tewas akibat wabah ini menjadi 78 kasus dari 893 kasus corona saat ini (MUH)