merdekanews.co
Jumat, 06 Desember 2019 - 05:40 WIB

Mundur Caketum Golkar, AM Sebut Airlangga Harapan Besar Kemenangan Golkar 2024

Setyaki Purnomo - merdekanews.co

Jakarta, MERDEKANEWS - Aris Mandji, salah satu calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar menyebut Airlangga Hartarto adalah sosok yang mampu membawa kejayaan Golkar di masa depan.

Kata politisi muda kepada wartawan di sela Munas X Partai Golkar yang dilaksanakan di Jakarta 3-6 Desember ini, terpilihnya Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar secara aklamasi, sudah tepat. Menunjukkan soliditas dari seluruh kader Beringin. "Soliditas kader dan kesejukan yang terjadi di Munas X kemarin merupakan modal besar Partai ini untuk memenangkan kontestasi Partai di PEMILU 2024 nanti,"  ucap Putra Pendiri Partai Golkar asal Sulawesi Selatan ini.

Adik kandung mantan Sekjen Partai Golkar Iskandar Mandji ini, menyebut Airlangga adalah sosok politisi nan lengkap. Mumpuni, piawai dalam berpolitik serta bertangan dingin. "Di tengah kerasnya pertarungan di Pemilu 2019, Airlangga mampu mengantarkan Golkar tetap menjadi runner up. Meski sepanjang 2014-2019, terjadi dua kali Munas dan dualisme serta banyaknya  tragedi menimpa Golkar. Juara kedua masih tetap kita pegang. Ini bukti nyata dan fakta bagaimana kualitas Airlangga. Harus diakui, ini sangat prestisius" ujar Presiden Perkumpulan Organisasi Kepemudaan Nasional (POKNAS) ini.

"Sekarang, tinggal satu tantangan yang dipikul Airlangga. Mampukah beliau merajut dan melibatkan semua potensi kader Partai Golkar di struktur yang nantinya akan beliau susun bersama formatur, termasuk para Kader yang kemarin ikut mengajukan diri menjadi Caketum," imbuh Bang AM, sapaan akrab Aris Mandji.
    
    
    

  (Setyaki Purnomo)






  • Bambang Soesatyo, Priscilla dan Barometer Pendidikan Indonesia Bambang Soesatyo, Priscilla dan Barometer Pendidikan Indonesia Keberhasilan Dokter Gigi Priscilla Daniego Pahlawan sebagai pemenang kedua lomba karya ilmiah tingkat Asia Pasifik di `Global Clinical Case Contest 2017/2018` di Singapura, bisa menjadi salah satu barometer bahwa dunia pendidikan dan dosen dalam negeri memiliki kualitas tinggi.