merdekanews.co
Senin, 05 Agustus 2019 - 08:11 WIB

PPBM Beri Penghargaan

Kebudayaan dan UKM Solusi Ekonomi Kerakyatan

Khairy - merdekanews.co
H Ahmad Sarofi (memakai peci) saat menerim penghargaan dari PPBM.

MERDEKANEWS - Anak buah Anies Baswedan, H Ahmad Sarofi diganjar penghargaan. Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat itu dinilai peduli budaya dan para pedagang kreatif atau UKM. 

Penghargaan diberikan oleh Perkumpulan Pedagang Bazar Mandiri (PPBM) pada acara Festival Permainan Tradisional Anak Betawi di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat, Sabtu (3/8).

Ketua PPBM Bambang Saldian Nasution mengatakan, Festival Permainan Tradisional Anak Betawi adalah terobosan di mana ada unsur budaya dan ekonomi kerakyatan. 

Menurutnya, penghargaan diberikan kepada H Ahmad Sarofi karena Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat mampu melestarikan kebudayaan. "Selain kebudayaan Pak Ahmad Sarofi juga mendongkrak ekonomi kerakyatan," terang Bambang.

Saat dihubungi, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengaku, Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat bisa dijadikan contoh dalam mengkonsep acara kebudayaan dan pariwisata serta UKM. 

"Inikan solusi juga. Mengangkat budaya dan ekonomi kerakyatan, artinya setiap acara bisa dibarengi dengan bazar UKM," terangnya.

Acara festival tersebut digelar dari Sabtu-Minggu (3-4 Agustus 2019). Dari pantauan wartawan di lokasi acara terlihat ramai. 

Warga menikmati beragam acara yang disiapkan panitia seperti jumpa fans dengan artis Gina Sheilla. "Ya acaranya seru. Komplit di sini karena kita bisa jajan kuliner juga," terang Arief (39) warga Cengkareng yang datang ke acara festival.

Diketahui, Gina adalah artis serba bisa. Selain main sinetron, Gina jago melantunkan lagu dangdut.

Dia juga dikenal bersuara merdu dalam menyanyikan lagu tembang gambang kromong Betawi. (Khairy )






  • KPK Kejar Menag soal Uang Ratusan Juta Rupiah KPK Kejar Menag soal Uang Ratusan Juta Rupiah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memanggil Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait duit ratusan juta yang disita dari ruang kerjanya terkait OTT Romahurmuziy dalam kasus jual beli jabatan di Kemenag.