merdekanews.co
Jumat, 31 Mei 2019 - 07:50 WIB

Jawa dan Makassar Jadi Tujuan Utama Mudik Bareng Taspen 2019

Gaoza - merdekanews.co
Direktur Utama PT Taspen Iqbal Lantanro saat melepas pemberangkatan mudik bareng Taspen 2019, di kantor pusat Taspen, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Jakarta, MERDEKANEWS -- Sebanyak 2596 pemudik mengikuti Mudik Bareng Taspen tahun ini. Jumlah pemudik tersebut meningkat dari tahun lalu yang tercatat sejumlah 2010 orang.

"Moda transportasi yang digunakan pun lebih beragam, yaitu bus, kereta api, dan kapal laut. Tujuan mudik tahun ini mayoritas Pulau Jawa dan terdapat kota tujuan baru, yaitu Makassar," kata Direktur Utama PT Taspen Iqbal Lantanro saat melepas pemberangkatan mudik bareng Taspen 2019, di kantor pusat Taspen, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Moda transportasi Kereta Api mendominasi keberangkatan mudik tahun ini dengan total 16 gerbong yang memuat 1344 pemudik dengan melewati Jalur Utara dan Jalur Selatan hingga Jawa Timur.
Sedangkan untuk bus, terdapat pengurangan jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini tercatat 1060 pemudik yang menggunakan bus.
"Rute untuk bus melewati Jalur Selatan dengan kota tujuan akhir Surakarta," ungkap Iqbal.

Sementara pemudik yang berangkat dengan menggunakan kapal laut ada 100 orang dengan keberangkatan Tanjung Priok tujuan Makassar.
Jadwal keberangkatan pada tanggal 29 Mei untuk keberangkatan kapal laut dari Tanjung Priok, 30 Mei untuk keberangkatan bus dari GBK dan Taspen, serta 31 Mei untuk keberangkatan Kereta Api dari Stasiun Pasar Senen.

"Pada Mudik Bareng tahun ini, Taspen juga bekerja sama dengan Damri, Pelni dan Sarinah dalam pengadaan mudik bareng menggunakan Bus, Kapal Laut serta pengadaan seragam mudik," paparnya.
"Semoga para pemudik diberikan kesehatan dan perlindungan sehingga dapat berkumpul dengan keluarga di rumah," harap Iqbal.

Sementara itu, Sekretaris Perusaan Taspen, Muhammad Ali Mansur mengungkapkan, Mudik Bareng tahun ini juga didukung oleh anak perusahaan Taspen, yaitu Taspen Life dalam bentuk asuransi untuk para pemudik.
Asuransi yang diberikan ke peserta mudik berupa produk Taspen Group Personal Accident, yaitu asuransi kecelakaan diri yang diberikan untuk 2.596 peserta.

"Manfaat produk asuransi Taspen Group Personal Accident berupa Uang Pertanggungan sebesar Rp20.000.000,- per peserta dalam hal pemudik mengalami kecelakaan dan meninggal dunia pada saat mengikuti acara Mudik Bareng Taspen 2019," katanya. (Gaoza)






  • Mengukir Asa dari Hutan Bambu Wanagama Bersama Taspen Mengukir Asa dari Hutan Bambu Wanagama Bersama Taspen Senyum sumringah menghiasi wajah Hari Susanto (49 tahun) yang ikut dalam acara launching Program Pelestarian Hutan Bambu Wanagama pada hari Rabu (4/3), di kawasan hutan tujuan khusus Wanagama yang berada tidak jauh dari desa Banaran, tempat tinggalnya.


  • Salah Borong Saham di 2018, Keuangan Taspen Goyang? Salah Borong Saham di 2018, Keuangan Taspen Goyang? Satu lagi, perusahaan asuransi pelat merah yang bakal dirundung masalah keuangan. Adalah PT Taspen (Persero), dikhawatirkan bakal mengalami penurunan nilai portofolio saham yang diinvestasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2018. Waduh gawat.