merdekanews.co
Rabu, 03 April 2019 - 19:36 WIB

Gregetan Kerap Bikin Macet, Gubernur WH Kerahkan PUPR Bersihkan Bahu Jalan Pasar Baros

Gaoza - merdekanews.co

Serang, MERDEKANEWS -- Merasa kesal dengan kondisi jalan Pasar Baros yang kerap macet, Gubernur Banten Wahidin Halim yang kebetulan melintasi jalan tersebut usai membuka Pelatihan Dasar CPNS se-Provinsi Banten di BPSDM Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang serta mengunjungi SMAN CMBBS dan kantor Samsat Pandeglang pun langsung bertindak. Gubernur langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Hadi Soerjadi untuk membersihkan bahu jalan yang kotor dan dipadati dengan pedagang. 

"Coba ini bersihkan, pedagang pindahin ke dalam pasar. Bahu jalannya banyak sampah, bersihin. Biar nggak macet terus disini,"ujar Gubernur kepada Kepala Dinas PUPR beserta jajarannya di UPT Serang-Cilegon pada Selasa (2/4/2019). 

Gubernur mengaku telah sering mendapatkan laporan tentang kemacetan yang terjadi di ruas jalan yang melintasi Pasar Baros dan sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, kemacetan akibat aktivitas jual beli di Pasar tidak akan terjadi apabila bahu jalan yang ada tetap dibiarkan menjadi hak pengguna jalan. 

"Perekonomian pasar memang harus tetap jalan, tapi jangan menghambat perekonomian yang lain juga. Jadi harus saling berkesinambungan,"tuturnya

Usai memerintahkan jajarannya, petugas Dinas PUPR Provinsi Banten langsung membersihkan bahu jalan di depan Pasar Baros yang kotor dan menggangu lahan jalan utama yang digunakan pengendara. Dinas PUPR langsung mengerahkan petugas teknis untuk menggali tanah yang mengotori jalan dan jadi gundukan di bahu jalan. 

Selain itu, para pedagang yang sebelumnya memadati bahu jalan pun diminta untuk pindah ke dalam lokasi pasar agar petugas leluasa untuk membersihkan tempat tersebut. Selang beberapa lama setelah proses pembersihan, jalur Pasar Baros yang sebelumnya macet perlahan berangsur lancar.  (Gaoza)






  • Gubernur WH Sidak SMA Boarding School CMBBS Gubernur WH Sidak SMA Boarding School CMBBS Gubernur Banten Wahidin Halim meminta agar Dinas Pendidikan dalam waktu secepatnya membuat konsep dan kajian yang jelas dengan disesuaikan regulasi tentang keberadaan status sekolah boarding school ini.