merdekanews.co
Senin, 10 Desember 2018 - 22:35 WIB

Paviliun Indonesia Jadi Rumah Informasi Bagi Delegasi Dunia

muh - merdekanews.co

Jakarta, MERDEKANEWS -Pemerintah menggelar Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim (COP) 24, Katowice, Polandia. Kegiatan ini merupakan bukti komitmen RI dalam perubahan iklim.

Ketua Paviliun Indonesia, Agus Justianto mengungkapkan, Paviliun Indonesia di COP 24 merupakan refleksi implementasi Paris Agreement. 

Kegiatan ini dihadiri 225 pembicara, dengan perkiraan total 2.865 peserta diskusi dari berbagai negara peserta konferensi.

“Sepanjang minggu pertama saja, Paviliun Indonesia telah menghadirkan 83 pembicara dalam 21 sesi, dihadiri 1.265 peserta,”ungkap Agus, Senin (10/12/2018).

Paviliun Indonesia menjadi 'rumah informasi' bagi delegasi negara-negara di dunia, tentang berbagai upaya mitigasi, adaptasi, kebijakan, aturan, dan implementasi perubahan iklim.

Tidak kurang dari 400-500 pengunjung bisa memenuhi Paviliun Indonesia setiap harinya. Dalam satu hari bahkan bisa mencapai 8 sesi. 

Narasumbernya mulai dari perwakilan pemerintah Indonesia, perwakilan dari Negara para pihak, Pemda (Gubernur, Bupati/Walikota), Akademisi, para Dubes, Dunia Usaha, hingga aktivis.

“Bisa dikatakan Paviliun Indonesia nyaris tak pernah sepi di hari kerja, sesuai jadwal yang ditetapkan, karena antusiasme pengunjung dan peserta diskusi,'' kata Agus.

Paviliun Indonesia juga menjadi bagian dari "soft diplomacy" Indonesia pada COP24, dan sudah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut. Kegiatan Paviliun akan dimanfaatkan para delegasi untuk melakukan evaluasi kerja. 

Guna memaksimal agenda, Agus memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi sejak jauh hari dengan Kementerian/Lembaga yang hadir perihal jadwal Paviliun Indonesia.

''Koordinasi sudah dilakukan paling tidak empat kali pertemuan dengan para pihak, termasuk Kementerian terkait, jauh sebelum COP24 dimulai,'' ungkap Agus.

“Selain itu semua informasi terkait Paviliun Indonesia juga bisa diakses melalui website indonesiaunfccc.com. Disitu bisa terlihat jelas, bagaimana kesibukan dan ramainya Paviliun Indonesia menjadi rujukan masyarakat internasional,'' tambah Agus.

Paviliun Indonesia yang tampil dengan nuansa khas daerah serta kekayaan Indonesia lainnya, telah disiapkan sedemikian rupa sejak 10 bulan lalu dengan kerjasama berbagai pihak. Dari lokasi ini, peserta COP24 bisa melihat kerja nyata Indonesia dalam agenda perubahan iklim global.
  (muh )






  • Nurbaya Puji Keberanian Jokowi Di Sektor Hutan Nurbaya Puji Keberanian Jokowi Di Sektor Hutan Kebijakan lingkungan hidup dan kehutanan saat ini didukung oleh ilmu pengetahuan (Iptek). Hal itu agar pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan dapat dilaksanakan secara holistik dan sistematik.