merdekanews.co
Minggu, 19 Juni 2022 - 12:41 WIB

Peneliti CSIS Prof J Kristiadi: Dirjen Dukcapil Prof Zudan Sangat Kompeten Menjadi Pengganti Anies Baswedan

Deka - merdekanews.co
Peneliti CSIS / Pengamat Politik Prof J Kristiadi.

Jakarta, MERDEKANEWS -- Munculnya nama Dirjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)  Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH yang diusulkan sejumlah pihak untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta, mendapat sambutan positif dari Peneliti CSIS / Pengamat Politik Prof J Kristiadi.

"Usulan agar Pj Gubernur DKI dijabat oleh Pejabat Eselon I Kemendagri sangat boleh, karena tidak melanggàr aturan. Terlebih kalau yang dipilih adalah Prof Zuldan," ujar Prof J Kristiadi kepada wartawan, hari ini.

Menurutnya, Prof Zudan sangat kompeten menjadi pengganti Anies Baswedan sebagai Pj Gubernur DKI. "Beliau paham sekali pemerintahan, serta integritas dan pengabdiannya sudah terbukti," tambah Prof J Kristiadi.

Dikatakannya, kepribadian dan integritas pribadi Prof Zudan solid serta rendah hati.

"Beliau sangàt mampu, karena beliau cerdas, cepat belajar dan Nawaitu berbuat baik kuat serta mempunyai panggilan hidup melayani rakyat," tandasnya.

Sebelumnya, Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA, Peneliti Ahli Utama –  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)  mengemukakan, pejabat di kementrian yang memenuhi kriteria sebagai pengganti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah Dirjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)  Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH.

"Inovasi-inovasi Dukcapil di bawah kepemimpinan Dirjen Zudan sangat baik," tambah Siti Zuhro.

Dikatakannya, Prof Zudan tidak hanya konseptor, tapi juga pekerja keras, seperti terlihat dari capaian-capaian dukcapil yang sangat bagus sehingga mampu mendorong dinas dukcapil di daerah utk melakukan inovasi.

Tentu Kemendagri pun ikut terdongkrak oleh berbagai terobosan yang dilakukan Dukcapil yang telah meraih penghargaan nasional dan internasional.

"Karena itu, DKI Jakarta akan sangat terbantu bila memiliki Penjabat Gubernur Prof Zudan," ujarnya.

Secara umum, kata Siti Zuhro lagi, pengalaman Prof Zudan sangat banyak.

"Prof Zudan meniti karir dari bawah, baik sebagai praktisi maupun akademisi. Ia berhasil sebagai birokrat, cerdas, kreatif, inovatif, egaliter tapi santun. Visioner dan realistis," pungkas Siti Zuhro.

(Deka)





  • Kemendagri Wajibkan Papua Barat Terapkan Satu Data Kependudukan Kemendagri Wajibkan Papua Barat Terapkan Satu Data Kependudukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah mempercepat terwujudnya satu data kependudukan sebagai salah satu amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.