merdekanews.co
Kamis, 07 April 2022 - 11:23 WIB

Prabowo, Anies Dan RK Belum Punya Tiket Nyapres, Ganjar Puan Di Atas Angin

Muh - merdekanews.co
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP) Mochtar Mohamad bersama Gubernur Papua Barat yang juga Ketua DPD LGP Papua Barat dan Pengurus DPP LGP di Hotel Aston Manokwari, Papua Barat, Kamis (7/4).

MERDEKANEWS -Sampai saat ini Prabowo Subianto, Anis Baswedan dan Ridwan Kamil belum mempunyai koalisi untuk mendapatkan tiket nyapres di Pilpres 2024. Padahal, tahapan Pemilu 2024 akan dimulai pada 1 Agustus 2022. 

Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP) Mochtar Mohamad menjelaskan, ketiga nama tersebut masih perlu menggandeng teman koalisi agar bisa terwujud untuk nyapres 2024. Namun harus diingat mereka harus mempunyai dukungan presidential threshold yang mencukupi.

Untuk Prabowo, Partai Gerindra saat ini mempunyai 78 kursi di parlemen. Artinya masih perlu 37 kursi lagi dari jumlah 115 kursi atau perhitungan presidential threshold. Namun sampai saat ini belum menyatakan diri untuk maju Capres.

Lalu, Anis Baswedan sampai saat ini belum diketahui koalisi pengusung untuk nyapres yang mendekati partai oposisi, yakni Partai Demokrat 54 kursi dan PKS 50 kursi. Ini pun baru 104 kursi, masih kurang 11 kursi untuk tiket nyapres. Nampaknya, magnitnya kurang kuat menarik partai yang di koalisi Pemerintah.

"Info yang saya terima kalau PKS juga ngotot untuk kadernya, Salim Asegaf sebagai capres atau cawapres. Mungkin untuk Anies masih optimis Cagub dari pada capres 2024," kata Politisi Senior PDI Perjuangan saat makan malam bersama Gubernur Papua Barat yang juga Ketua DPD LGP Papua Barat dan Pengurus DPP LGP di Hotel Aston Manokwari, Papua Barat, Kamis (7/4).

Sedangkan Ridwan Kamil, Mochtar  menilai, sulit untuk menjadi capres atau cawapres, karena sampai saat ini belum ada partai yang jelas mengusungnya. Nampaknya, masih fokus Cagub Jabar.

Di sisi lain, partai-partai terkunci di koalisi Pemerintah Jokowi.  Ketua Umum - Ketua Umum di koalisi Pemerintah lemah elektabitas. Begitu juga anggota kabinet yang sudah pasang iklan di bild bord, media elektronik, sampai di Mesin ATM, termasuk yang diendors konsultan masih juga tidak nendang. 

Sampai saat ini yang sudah memiliki tiket untuk capres atau cawapres, baru PDI Perjuangan dengan 128 kursi dari persyaratan presidential threshold sebanyak 115 kursi. "Untuk kader yang muncul dari hasil survei dan aspirasi yang berkembang di masyarakat, hanya Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. (Muh)