merdekanews.co
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:00 WIB

Kemenhub Bagikan Gratis Ratusan Pas Kecil dan Life Jacket Untuk Nelayan Parepare

Deka - merdekanews.co
Selain membagikan sertifikat gratis, kegiatan Gerai Maritim di Parepare ini sekaligus membagikan life jacket kepada para Nelayan di Desa Lero kabupaten Pinrang dalam rangka sosialisasi dan meningkatkan keselamatan pelayaran.

Parepare, MERDEKANEWS -- Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali membuka Gerai Maritim Pengukuran Kapal dan Pemberian Pas Kecil secara gratis untuk nelayan di tahun 2022.

Gerai pengukuran kapal gratis kali ini dilaksanakan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Parepare.

Selain membagikan sertifikat gratis, kegiatan Gerai Maritim di Parepare ini sekaligus membagikan life jacket kepada para Nelayan di Desa Lero kabupaten Pinrang dalam rangka sosialisasi dan meningkatkan keselamatan pelayaran.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Brigjen Pol Hermanta yang dalam hal ini mewakili Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha bersama Bupati Pinrang Andi Irwan dan jajarannya mengadakan kunjungan langsung ke lokasi didampingi oleh Kepala Kantor KSOP Parepare Triono pada Jumat (21/1).

"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada Direktorat Jenderal  Perhubungan Laut yang telah hadir di tengah masyarakat nelayan untuk memberikan bantuan sertifikat," ujar Bupati Pinrang, Andi Irwan.

Andi Irwan menjelaskan hal ini sangat berarti bagi para nelayan sebab sertifikat tersebut merupakan tanda bukti hak kepemilikan sebuah kapal dan life jacket gratis yang merupakan alat penolong di laut apabila terjadi kecelakaan kapal saat menangkap ikan.

Pas Kecil merupakan dokumen penting yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, Dokumen Kelengkapan Berlayar selain dapat dijadikan jaminan kredit usaha juga memudahkan pendataan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Brigjen Pol Hermanta menyampaikan beberapa pesan kepada para nelayan agar selalu mengedepankan keselamatan saat tengah melakukan aktivitas berlayar menangkap ikan.

"Apabila melakukan pelayaran menangkap ikan di laut agar memperhatikan cuaca serta mengupdate berita dari BMKG dan Surat Edaran yg dikeluarkan oleh KSOP Parepare tentang peringatan cuaca gelombang tinggi dan diharapkan life jacket yang sudah dibagikan kepada masyarakat agar diikutkan di atas kapal saat berlayar," ujarnya.

Kepala Kantor KSOP Parepare Triono menjelaskan Gerai Maritim pada gelombang pertama ini berhasil menerbitkan serifikat sebanyak 104 unit kapal nelayan dan langsung diserahkan kepada masyarakat Nelayan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Mewakili Plt Dirjen Hubla bersama  Bupati Pinrang

"Seluruh kegiatan ini diselenggarakan gratis agar para pemilik kapal dan pemilik usaha pelayaran memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan legalitas kapalnya. Pelayanan gratis ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat program sertifikasi kapal penangkap ikan dan kapal tradisional dengan Tonase Kotor (Gross Tonage/GT) kurang dari GT 7," tutupnya.

(Deka)





  • Kapal KM Sirimau Kandas, Kemenhub dan Pelni Evakuasi Para Penumpang Kapal KM Sirimau Kandas, Kemenhub dan Pelni Evakuasi Para Penumpang Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Lewoleba menerjunkan Quick Response Team (QRT) untuk mengevakuasi para penumpang Kapal KM. Sirimau yang mengalami kandas di perairan Pulau Ipet, Perairan Lewoleba, NTT, Selasa (17/5).


  • Optimalkan Tol Laut Papua, Kemenhub Berdayakan Nelayan Depapre Optimalkan Tol Laut Papua, Kemenhub Berdayakan Nelayan Depapre Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas II Jayapura melakukan pemberdayaan dan pembinaan usaha serta sosialisasi keselamatan pelayaran kepada nelayan yang dilaksanakan di Pelabuhan Lama Dermaga Waiya Distrik Depapre, Jayapura Papua.