merdekanews.co
Senin, 14 Juni 2021 - 12:08 WIB

Megawati Capres 2024, Ini Deretan Nama Yang Layak Jadi Cawapresnya

Muh - merdekanews.co

MERDEKANEWS-PDI Perjuangan akan mengusung Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2024. Sejumlah nama Calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Megawati mulai dikaji. 
  

Direktur Pro Mega Centre, Mochtar Mohamad menyebutkan, terdapat 12 nama yang dinilai punya modal politik kuat menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Megawati di 2024. 

Dengan modal politik 128 kursi di DPR, putri Proklamator  Bung Karno  ini sudah memegang tiket syarat pencalonan sehingga tinggal menentukan siapa cawapres yang bisa menambah suara signifikan atau memperbesar dukungannya nanti.

Adapun nama  dari internal PDI Perjuangan, tokoh partai politik, dan tokoh nasional di luar partai.  Dari PDI Perjuangan, Mochtar yang akrab disapa M2  menyebut ada Jokowi  dan Ganjar Pranowo. Kemudian dari tokoh partai dari mitra koalisi yang berpotensi menjadi cawapres Megawati, adalah Ketua Umum Partai, Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. 

Lalu, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Manoarfa dan Partai NasDem, Rahmat Gobel,.

Sedangkan diluar koalisi,  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Saihu dan  Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Adapun tokoh nasional di luar partai yang berpeluang adalah Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siraj.

“Figur-figur itu dianggap punya modal politik dan modal sosial yang cukup untuk mendampingi Ibu Megawati,” kata M2. 

Megawati kata M2, yang berhasil menghadapi krisis multidimensi saat menjadi Presiden (2001-2004) dan telah diakui secara akademik dengan penganugerahan Profesor Kehormatan (guru besar tidak tetap) dinilai sangat tepat untuk memimpin Indonesia yang juga dihadapkan pada situasi ancaman krisis multidimensi.

Dari sisi politik, Megawati juga punya modal kekuatan yakni tiga pilar partai. 

Pertama, struktural partai mulai dari pusat hingga anak ranting (RW) yang solid. Kedua kader di lagislatif di DPR R, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota yang saat ini terbanyak diantara semua partai. 

Ketiga, kader di eksekutif mulai dari Presiden, Menteri, hingga kepala dan wakil kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang juga terbanyak diantara semua partai.

“Tiga pilar partai itu dipastikan solid, kompak, satu rampak barisan dalam satu komando Ketua Umum Ibu Megawati,” ujar Ketua Deklarasi Mega-Prabowo di Pilpres 2009 ini.

Mantan Walikota Bekasi ini mengatakan, pengalaman kepemimpinan di era krisis serta modal politik Megawati akan semakin ideal ketika berpasangan dengan salah satu 12 nama kandidat calon tersebut. 

Hal positif lainnya, dengan kepemimpinan Megawati ke depan adalah untuk kesinambungan pembangunan yang sudah berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi selama dua periode. 

“Artinya, pembangunan yang sudah berjalan dengan baik itu tinggal dilanjutkan, dan ditingkatkan,” terang mantan ekskutif dan legislatif dari PDI Perjuangan ini. (Muh)