merdekanews.co
Selasa, 25 Desember 2018 - 09:14 WIB

Tsunami Banten

Band Queen Juga Ucapkan Duka Untuk Seventeen

Khairi AA - merdekanews.co

Jakarta, MERDEKANEWS - Gitaris band legendaris Queen, Brian May tak bisa membendung rasa sedihnya. Mereka turut bersimpati atas bencana tsunami yang melanda pesisir pantai di kawasan Selat Sunda, pada Sabtu (22/12).

Melalui akun Instagram terverifikasi brianmayforreal, gitaris itu mengunggah foto tangkapan layar Breaking News CNN yang menampilkan detik-detik terakhir sebelum tsunami menerjang panggung tempat band Seventeen manggung.

Pada unggahannya itu, Brian mengungkapkan kesedihannya atas musibah yang menimpa personel Seventeen dan korban lainnya.

"Such sad and shocking news. Sending prayers to you guys in Seventeen and all who are suffering from this tragedy," tulis Brian sebagai keterangan foto yang diunggah, Senin (24/12).

Gitaris Queen turut berduka atas musibah yang menimpa grup band Seventeen.

Diketahui, saat musibah itu terjadi, Seventeen tengah mengisi acara employee gathering PLN UIT JBB di Tanjung Lesung Beach Resort, Anyer, Pandeglang, Banten. Sang vokalis Ifan dan keyboardist Zack berhasil selamat.

Dalam musibah itu, personel Seventeen Herman, Bani, dan road manajer Oki ditemukan meninggal dunia. Sementara sang drummer, Andi dan istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara masih belum ditemukan.

Tak hanya personel Seventeen, komedian Aa Jimmy dan keluarganya, serta istri Ade Jigo juga menjadi korban meninggal.  (Khairi AA)






  • Gara-gara Delpin, Ribuan Suara Jokowi Melayang Gara-gara Delpin, Ribuan Suara Jokowi Melayang Kisruh di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Ini terlihat dari pernyataan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Reri Rudianto.


  • Memperkenalkan Kriptografi Kuantum: Apa, Kapan dan Bagaimana? Memperkenalkan Kriptografi Kuantum: Apa, Kapan dan Bagaimana? Para pengambil keputusan TI terbukti jelas telah mengenali tantangan ini, dengan penelitian terbaru dari Toshiba mengungkapkan bahwa, untuk lebih dari setengah (52%) bisnis di Eropa, keamanan data adalah prioritas investasi tiga besar untuk tahun mendatang