
Jakarta, MERDEKANEWS -- Bareskrim Polri menahan Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi di Rutan Bareskrim sejak Rabu (14/10/2020).
Keduanya akan ditahan hingga 20 hari ke depan, dimana Napoleon dan Tommy adalah tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra.
“Tersangka NB (Napoleon Bonaparte) langsung di-swab dan selanjutnya dilakukan penahanan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
“Kemudian Saudara TS (Tommy Sumardi) juga demikian. Datang, langsung dilakukan swab dan selanjutnya ditahan,” bebernya.
Lanjut Awi, kedua tersangka ditahan usai menjalani pemeriksaan pada hari ini. Awi menambahkan bahwa penahanan dilakukan menjelang penyerahan tahap II berkas perkara dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice ke kejaksaan.
“Itu yang perlu diketahui terkait komitmen Polri dalam kasus pencabutan red notice,” tegasnya.
Diterangkannya lagi bahwa Bareskrim akan menyerahkan tahap II terkait kasus red notice itu pada pekan ini. Namun demikian, Awi tidak menjelaskan detil waktu pelaksanaannya.
“Pokoknya (penyerahan tahap II) pekan ini,” kata Awi.
Dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi sebagai pemberi gratifikasi serta Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai penerima gratifikasi. (Deka)
-
Jadi Kurir Narkoba, WNI Korban TPPO Ditangkap di Brasil awalnya ditawari pekerjaan di Brasil sebagai kurir emas batangan dengan iming-iming gaji sebesar Rp50 juta
-
Polri Tangani Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan Erwin Aksa Terhadap Romahurmuziy PPP Erwin Aksa melaporkan M Romahurmurziy alias Rommy ke Bareskrim Polri pada tanggal 8 Mei terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik
-
Bukti Negara Hadir dan Melindungi Warganya, Pemerintah Harus Tindak Tegas Pelaku TPPO Tanpa Terkecuali! Negara harus mampu membuktikan hadir dalam melindungi warga negaranya dari TPPO. Tindak tegas semua pelakunya tanpa terkecuali
-
Soal Dana Parpol dari Jaringan Narkoba, KPU Tindaklanjuti Jika Dapat Informasi Lengkap kami akan kami tindaklanjuti jika ada informasi (lengkap)
-
Menkopolhukam Perintahkan Jajaran Polri Berantas Habis Oknum Backing Kasus TPPO! Tidak ada backing-backing-an bagi penjahat. Backing bagi kebenaran adalah negara