merdekanews.co
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:20 WIB

Ibunda Jokowi Dimakamkan Tepat di Sebelah Kanan Makam Suaminya

Gaoza - merdekanews.co

Solo, MERDEKANEWS -- Jenazah ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, dimakamkan di pemakaman keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020) siang.

Almarhumah Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Hj Sujiatmi Notomiharjo dishalatkan di Masjid Baiturahman di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, yang letaknya 200 meter dari rumah.

Presiden Jokowi berjalan barisan paling depan. Kemudian disusul putra sulung Presiden, Gibran Rakabuming Raka yang membawa foto mendiang Hj Sujiatmi Notomijarjo. Lalu di belakang Jokowi dan Gibran, delapan petugas Paspamres yang membawa peti jenazah Hj Sujiatmi.

Shalat jenazah dilakukan usai shalat Dzuhur. Setelah dishalatkan, jenazah kemudian diberangkatkan untuk dimakamkan di pemakaman keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar. 

Sebelum dimakamkan, terlebih dahulu digelar acara adat tradisi Jawa yaitu 'Brobosan'. Yakni tradisi ketika jenazah dari yang meninggal diangkat, kemudian anak cucu dari almarhumah, beriringan menerobos melewati bawah peti jenazah yang diangkat tersebut. 

Dimulai dari anak tertua, lalu diikuti oleh anak dan cucu dengan cara merunduk dibawah peti jenazah.
Kemudian, mereka mengelilingi sebanyak 3 kali atau 7 kali searah jarum jam. Makna dari tradisi ini adalah penghormatan terakhir dari keluarga yang masih hidup kepada almarhumah.

Sementara makna lain, tradisi ini diyakini agar semua kebaikan yang ada di dalam diri almarhumah semasa hidup akan menurun ke anak cucunya kelak jika melakukan tradisi Brobosan tersebut.

Selesai melaksanakan tradisi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa sebelum dimakamkan.  Ibunda Jokowi dimakamkan tepat di sebelah ayahanda Jokowi, Wijiatno Notomiharjo. 

Presiden Joko Widodo berterima kasih kepada masyarakat atas ucapan belasungkawa dan doa untuk Sang Ibunda, Hj Sujiatmi Notomihardjo. Jokowi meminta agar masyarakat mendoakan ibunda dari rumah masing-masing.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, mohon berkenan berdoa dari rumah masing-masing, dan tidak perlu beramai-ramai melayat ke rumah duka atau ke pemakaman, karena kita tetap harus menjalankan physical distancing (jaga jarak)," ucap Menteri Sekretaris Negara Pratikno, menyampaikan pesan Jokowi kepada wartawan, Kamis (26/3). 

Ibu Presiden Jokowi, Hj Sujiatmi Notomiharjo, meninggal pada Rabu (25/3) pukul 16.45 WIB di RST Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Jokowi mengatakan, sang ibunda meninggal lantaran sakit kanker yang sudah dideritanya sejak empat tahun lalu. 

(Gaoza)