merdekanews.co
Selasa, 03 Maret 2020 - 18:09 WIB

Kemendagri Minta Pemda Aktifkan Jubir untuk Kejelasan Informasi Terkait Isu Virus Korona

Gaoza - merdekanews.co

Mataram, MERDEKANEWS  --  Kementerian Dalam Negeri melalui Kepala Pusat Penerangannya,  meminta Seluruh Pemerintah Daerah untuk mengaktifkan Juru Bicara (Jubir) guna menjelaskan kepada masyarakat terkait isu Virus Korona.

"Seluruh Pemda diharapkan mengaktifkan Jubir untuk menjelaskan kepada publik dan pers terkait isu Korona, jangan sampai terjadi simpang siur," kata Bahtiar, Selasa (03/03/2020).

Pengaktifan Jubir di Pemda dilakukan guna mencegah kebohongan dan ketidakjelasan informasi di tengah masyarakat.

"Hal tersebut penting dilakukan untuk mencegah hoax atau ada kejelasan informasi publik terkait wabah korona," jelasnya.

Jubir Pemda juga diminta berkoordinasi dengan dinas kesehatan maupun instansi terkait agar mampu memberikan pemahaman terkait kesehatan maupun virus corona.

"Jubir tersebut harus terkoordinasi dengan Dinas Kesehatan sebagai leading sektor dalam penanganan soal kesehatan termasuk terkait wabah virus corona," pungkasnya.

Penunjukan juru bicara di lingkungan Pemda juga didukung dengan dikeluarkannya Surat Edaran nomor 480/3502/SJ kepada Gubernur dan 480/3503/SJ tanggal 6 Mei 2019 kepada Bupati/Walikota tentang Penunjukan Juru Bicara di Lingkungan Pemerintah Daerah.

 

  (Gaoza)






  • Pemerintah Terbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pilkada Serentak Pemerintah Terbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pilkada Serentak Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang.


  • Ini Syarat Pemda Cairkan Anggaran BTT Ini Syarat Pemda Cairkan Anggaran BTT Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan Surat Edaran Nomor: 440/2622/SJtentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Daerah.