merdekanews.co
Senin, 07 Oktober 2019 - 19:05 WIB

Hadapi Tantangan Global, Kemenhub Tingkatkan Kompetensi Petugas Sea And Guard

Deka - merdekanews.co
Direktur KPLP, Ahmad saat membuka acara Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Penyelam KPLP Salvage dan Pekerjaan Bawah Air di hotel Best Western Kemayoran Jakarta, hari ini (7/10).

Jakarta, MERDEKANEWS -- Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau Sea and Coast Guard mutlak diperlukan agar siap menghadapi tantangan global khususnya di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran diantaranya salvage atau Pekerjaan Bawah Air.

Demikian disampaikan oleh Direktur KPLP, Ahmad saat membuka acara Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Penyelam KPLP Salvage dan Pekerjaan Bawah Air di hotel Best Western Kemayoran Jakarta, hari ini (7/10).

Kegiatan salvage dan/atau pekerjaan bawah air merupakan salah satu kegiatan yang terkait dengan penyelenggaraan pelayaran yang aman dan selamat.

Oleh karena itu, SDM yang memiliki kecakapan khusus merupakan kualifikasi dasar yang harus dimiliki oleh petugas yang terlibat dalam penjagaan keselamatan dan keamanan pelayaran.



Adapun kegiatan ini merupakan upaya Ditjen Perhubungan Laut untuk meningkatkan kemampuan personel pada Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan yang masih bersifat dasar.
Penyelaman merupakan kegiatan dasar untuk dapat mengembangkan keterampilan teknis lebih lanjut dalam pelaksanaan kegiatan Salvage dan/atau Pekerjaan Bawah Air, antara lain keterampilan teknis Hidrografi, Underwater Survey, Cutting dan Welding Underwater, Bouyancy/Refloating, Dismantling, inspection, Maintenace, Repair, dan sebagainya.

“Saya berharap kemampuan yang didapatkan dari diklat ini dapat terus dikembangkan sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengawasan, khususnya dibidang salvage dan pekerjaan bawah air," ujar Ahmad.

Sebanyak 35 orang peserta diklat yang berlangsung dari tanggal 7 s.d. 18 Oktober 2019 nantinya bagi peserta yang telah dinyatakan lulus pendidikan dan pelatihan penyelam akan diberikan sertifikat kompetensi penyelam dan buku harian penyelam yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Lebih lanjut, para penyelam yang mengikuti diklat ini juga akan di data nantinya dan diperhatikan tunjangannya karena risiko kerja yang diemban sangatlah berat.

Untuk para penyelam akan di Medical check up sebelum latihan berlangsung. Kedepannya Medical checkup disarankan untuk dilaksanakan tiap tahun karena beban kerja penyelam tersebut sangat tinggi resikonya.

“KPLP ini tidak hanya dengan tugas patroli di atas kapal, latihan menembak, ataupun penyelidikan. Penyelam juga termasuk tugas dari KPLP tersebut. Maka dari itu berbanggalah menjadi Penyelam KPLP, Dharma Jala Prajatama,” tutup Ahmad.

(Deka)





  • Ditjen Hubdat Perketat Pengawasan Transportasi Darat Ditjen Hubdat Perketat Pengawasan Transportasi Darat Hari ini Selasa (26/5) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan pengawasan transportasi darat pasca hari raya Idul Fitri 1441 H di perbatasan Bekasi-Karawang serta KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.


  • Selundupkan Pemudik, 95 Travel Gelap Terjaring Razia Selundupkan Pemudik, 95 Travel Gelap Terjaring Razia Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjaring kendaraan- kendaraan tanpa izin yang dijadikan travel gelap untuk membawa penumpang yang ingin mudik ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.


  • Empat Kapal Patroli KPLP Cek Kapal Asing Yang Masuki Perairan Batam Empat Kapal Patroli KPLP Cek Kapal Asing Yang Masuki Perairan Batam Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kerahkan 3 (tiga) kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan KSOP Khusus Batam mengerahkan 1 (satu) Kapal patroli KPLP untuk mengecek kapal asing yang masuk wilayah perairan Batam, Kamis (21/5).