merdekanews.co
Minggu, 17 Februari 2019 - 07:23 WIB

Diungkapkan Sukur Nababan

Dari Kota Patriot, Jokowi & PDIP Menang Mutlak Di Jabar

Hadrian - merdekanews.co

Bekasi, MERDEKANEWS -Ribuan kader banteng Bekasi, terus bergerak ke rumah-rumah untuk memenangkan pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan mencoblos caleg PDI Perjuangan di Pileg dan Pilpres 2019. 

Pasangan 01 ditargetkan menang mutlak di ‘Kota Patriot’. Hal itu dikatakan Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur H Nababan saat memberikan pembekalan tim pemenangan Tempat Pemungutan Suara  (TPS) Jokowi-Ma ‘ruf Amin dan PDIP di Pileg dan Pilpres se-Kota Bekasi. 
 
“Pasangam 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, serta PDI Perjuangan ditargetkan bakal menang mutlak di Kota Patriot,” kata Sukur disambut tepuk tangan riuh oleh ribuan kader banteng se-Kota Bekasi, Sabtu (16/2/2019)

Konsolidasi internal tim pemenangan TPS Jokowi-Ma'ruf Amin  dan PDI Perjuangan ini dihadiri sekitar 4.000 orang yang dipimpin oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur H Nababan. 

Dalam arahannya, Motivator muda ini meminta 4.000 orang tim pemenangan TPS bergerak cepat dari rumah ke rumah sampai, 17 April 2019.

“Tim harus memberikan kabar positif dan meyakinkan rakyat Kota Bekasi, untuk memilih Jokowi dan Ma'ruf Amin, dan mencoblos caleg dari PDI Perjuangan,”kata Sukur. 

Politisi batak ini menyakini, dengan bergerak dari rumah ke rumah memberikan kabar positif kepada masyarakat, Jokowi-Ma'ruf Amin, serta PDI Perjuangan akan menang mutlak di Kota Patriot. “Lewat Kota Patriot, Jokowi-Ma'ruf Amin, serta PDI Perjuangan akan menang mutlak di Jawa Barat,” ujarnya. 

Sukur menambahkan, elektabilitas paslon Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini, mengungguli pasangan 02 Prabowo Subianto–Sandiaga Uno di Jawa Barat. Elektabilitas Jokowi–Ma'ruf Amin sebesar 41,7 persen, sementara Prabowo-Sandi turun menjadi 37,9 persen. 

Hasil survei internal koalisi pendukung Jokowi, bahkan menempatkan elektabilitas Jokowi- Ma'ruf Amin di Jawa Barat sudah menembus angka 52,4 persen. 

“Saat ini tingkat kepuasan masyarakat Jawa Barat terhadap Jokowi sangat tinggi. Masyarakat menilai pemerintah berhasil membangun infrastruktur kerakyatan, yang membuat ekonomi daerah tumbuh positif,” tandasnya.
  (Hadrian)