merdekanews.co
Jumat, 11 Januari 2019 - 14:22 WIB

Kembali Masuk Sekolah Tepat Waktu

UPP Tahuna Kerahkan Kapal Patroli Angkut Ratusan Pelajar Balik Ke Tahuna

Hadi Siswo - merdekanews.co

Tahuna, MERDEKANEWS -- Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas II Tahuna mengerahkan kapal patroli KPLP KNP. 343 dari pangkalan Pelabuhan Tahuna untuk mengangkut ratusan pelajar kembali ke Tahuna usai liburan Natal dan Tahun Baru 2019 di berbagai wilayah Sangihe kemarin (10/1).
 
Hal tersebut terjadi karena Kapal Perintis antar Pulau di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang biasanya mengangkut penumpang dari dan ke wilayah Tahuna harus melakukan docking rutin.

"Hal ini berimbas kepada pelayanan masyarakat yang menggunakan kapal perintis. Tak terkecuali para pelajar yang melaksanakan liburan Natal dan Tahun baru di kampung halaman mereka hingga saat ini belum bisa kembali bersekolah karena tidak ada angkutan kapal Perintis," ujar Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna, Mocodompis Muhaling.

Melihat hal tersebut, Mocodompis langsung megerahkan Kapal Patroli KPLP KNP. 343 untuk mengangkut para pelajar dari berbagai wilayah kepulauan ke Tahuna. 

“Saya instruksikan jajaran petugas UPP Kelas II Tahuna untuk menggerakan kapal patroli KPLP KNP 343 untuk ambil bagian mengangkut anak-anak sekolah yang tadinya belum bisa kembali ke Tahuna,” ujar Mocodompis.

Sebelumnya, terdapat empat armada Kapal Perintis yang beroperasi di wilayah kepulauan, namun tiga kapal sedang docking sehingga hanya satu kapal yang beroperasi yang menyebabkan jadwal pelayaran kapal perintis antar pulau mengalami perubahan.

“Ini merupakan inisiatif kami untuk membantu kelancaran transportasi laut di wilayah Tahuna Sangihe, sehingga para pelajar yang akan memasuki masa sekolah dapat kembali ke wilayahnya untuk persiapan kembali ke sekolah,” tutup Mocodompis. (Hadi Siswo)






  • KSOP Kepulauan Seribu Bagikan 714 Sertifikat Pas Kecil untuk Nelayan KSOP Kepulauan Seribu Bagikan 714 Sertifikat Pas Kecil untuk Nelayan Sebagai bukti keseriusan Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam menjamin keselamatan pelayaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kepulauan Seribu menyerahkan 741 Sertifikat Pas Kecil kepada nelayan yang berada di wilayah Kepulauan Seribu.   Adapun kegiatan penyerahan sertifikat pas kecil ini dilakukan secara simbolis oleh pihak KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu kepada masyarakat di Pulau Pramuka pada hari ini (17/1) dan secara serentak dilakukan di beberapa pulau lain, antara lain di  Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Pari dan Pulau Kelapa. Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Seribu, termasuk dari Bupati dan masyarakatnya. Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Pemerintah kepada masyarakat sehingga Pemerintah dapat mengawasi dan memastikan masyarakat khususnya para nelayan di Kepulauan Seribu dapat menggunakan sarana transportasi kapal dengan baik dan tersertifikasi,“ ujar Husein.


  • Tol Laut Buka Jalur Logistik dan Tekan Disparitas Harga Tol Laut Buka Jalur Logistik dan Tekan Disparitas Harga Salah satu program utama Pemerintahan Kabinet Kerja adalah memperlancar dan mengefisienkan angkutan barang melalui jalur laut atau yang dikenal dengan nama program Tol Laut. Konsep tol laut sendiri pada prinsipnya adalah pelayaran secara rutin dan terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia untuk memperkuat jalur pelayaran dan logistik.


  • Indonesia Ajukan Bagan Pemisahan Alur Laut di Selat Sunda dan Lombok Pada Sidang IMO NCSR ke 6 di London Indonesia Ajukan Bagan Pemisahan Alur Laut di Selat Sunda dan Lombok Pada Sidang IMO NCSR ke 6 di London Pemerintah Indonesia telah mengajukan bagan pemisahan alur laut atau Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok agar dapat diterima oleh negara-negara anggota International Maritime Organization (IMO) pada Sidang IMO Sub Committee Navigation, Communication Search and Rescue (NCSR) ke-6 yang telah dimulai secara resmi pada hari ini Rabu (16/1) s.d. Jumat (25/1) mendatang di Markas Besar IMO di London.


  • Dirjen Hubdat: Ini Momentum Untuk Tingkatkan Pelayanan Dirjen Hubdat: Ini Momentum Untuk Tingkatkan Pelayanan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi meresmikan Terminal Penumpang Tipe A Mandalika di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Terminal ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelayanan penumpang di Terminal Tipe A.