merdekanews.co
Kamis, 10 Januari 2019 - 11:21 WIB

KSOP Marunda Galang Bantuan Logistik Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Hadi Siswo - merdekanews.co

Jakarta, MERDEKANEWS – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Marunda  dan stakeholder Pelabuhan Marunda menggalang bantuan logistik untuk meringankan para korban terdampak bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu.

Bantuan tersebut berupa 5,8 ton beras, 100 dus minyak goreng,  475 dus mie instan, 140 dus biskuit, 17 dus susu, 15 dus sarden, 330 selimut, 30 buah sarung, 90 buah mukena, 500 buah piring plastik yang  dikirimkan langsung ke lokasi bencana di Posko UPP Labuan kemarin (9/1).

“Bantuan yang dikirim tersebut merupakan sumbangan dari para pegawai kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Marunda dan stakeholder terkait di Pelabuhan Marunda,” kata Kepala KSOP Kelas IV Marunda, Yuserizal di Jakarta.

Yuserizal mengatakan, pengiriman bantuan ini merupakan tanggapan para karyawan KSOP Marunda  dan Stakeholder terkait yang merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok  perihal penggalangan bantuan musibah di Propinsi Banten dan Propinsi Lampung.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok telah berkomunikasi kepada para UPT dan para pemangku kepentingan untuk membantu para korban bencana tsunami Selat Sunda.

“Alhamdulillah berkat koordinasi dan kerjasama yang baik antara Kantor KSOP Marunda dan semua stakeholder terkait di Pelabuhan Marunda dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami telah berhasil mengggalang dan sekaligus mengirimkan sejumlah barang bantuan logistik ke lokasi musibah tsunami Selat Sunda,” kata Yuserizal.

Adapun stakeholder terkait di Pelabuhan Marunda yang memberikan bantuan antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilayah Marunda, PT. Mitra Tirta, PT. Lingkasa Itkanticindo Menara , PT. Hutama Sarana Dhianarta dan Kreasi Teknik Bahari (KTB), PT. Kurnia Tirta Samudera Makmur, PT. KBN (P) SBU Kawasan Prima, PT. Pelayaran Sayusan Bahari, PT. Primatama Anugerah Bahari, PT. Fajar Bahari Nusantara dan PT. Bandar Teguh Nusantara, PT. Krakatau Bandar Samudera, PT. Asianagri Agung Jaya, PT. Alfa Karsa Persada, PT. Trans Trijaya Samudera, Kawasan Marunda Centre, PT. KTU, PT. KTTTL, PT. Pelabuhan Tegar Indonesia (MCT), PT. Inti Lingga Sejahtera, PT. Walie Marunda Terminal, KKP Wilker Pelabuhan Marunda, PT. Karya Citra Nusantara, Petugas Keamanan (POMAL) dan PT. AKR Corporindo. Tbk.

"Semua stakeholder yang memberikan bantuan kemanusiaan tersebut tergabung dalam Keluarga Besar Pelabuhan Marunda yang secara bahu membahu mengumpulkan barang-barang kebutuhan pokok yang nantinya dapat meringankan penderitaan korban bencana tsunami Selat Sunda," tutup Yuserizal. (Hadi Siswo)






  • KSOP Kepulauan Seribu Bagikan 714 Sertifikat Pas Kecil untuk Nelayan KSOP Kepulauan Seribu Bagikan 714 Sertifikat Pas Kecil untuk Nelayan Sebagai bukti keseriusan Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam menjamin keselamatan pelayaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kepulauan Seribu menyerahkan 741 Sertifikat Pas Kecil kepada nelayan yang berada di wilayah Kepulauan Seribu.   Adapun kegiatan penyerahan sertifikat pas kecil ini dilakukan secara simbolis oleh pihak KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu kepada masyarakat di Pulau Pramuka pada hari ini (17/1) dan secara serentak dilakukan di beberapa pulau lain, antara lain di  Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Pari dan Pulau Kelapa. Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Seribu, termasuk dari Bupati dan masyarakatnya. Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Pemerintah kepada masyarakat sehingga Pemerintah dapat mengawasi dan memastikan masyarakat khususnya para nelayan di Kepulauan Seribu dapat menggunakan sarana transportasi kapal dengan baik dan tersertifikasi,“ ujar Husein.


  • Tol Laut Buka Jalur Logistik dan Tekan Disparitas Harga Tol Laut Buka Jalur Logistik dan Tekan Disparitas Harga Salah satu program utama Pemerintahan Kabinet Kerja adalah memperlancar dan mengefisienkan angkutan barang melalui jalur laut atau yang dikenal dengan nama program Tol Laut. Konsep tol laut sendiri pada prinsipnya adalah pelayaran secara rutin dan terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia untuk memperkuat jalur pelayaran dan logistik.


  • Indonesia Ajukan Bagan Pemisahan Alur Laut di Selat Sunda dan Lombok Pada Sidang IMO NCSR ke 6 di London Indonesia Ajukan Bagan Pemisahan Alur Laut di Selat Sunda dan Lombok Pada Sidang IMO NCSR ke 6 di London Pemerintah Indonesia telah mengajukan bagan pemisahan alur laut atau Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok agar dapat diterima oleh negara-negara anggota International Maritime Organization (IMO) pada Sidang IMO Sub Committee Navigation, Communication Search and Rescue (NCSR) ke-6 yang telah dimulai secara resmi pada hari ini Rabu (16/1) s.d. Jumat (25/1) mendatang di Markas Besar IMO di London.


  • Dirjen Hubdat: Ini Momentum Untuk Tingkatkan Pelayanan Dirjen Hubdat: Ini Momentum Untuk Tingkatkan Pelayanan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi meresmikan Terminal Penumpang Tipe A Mandalika di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Terminal ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelayanan penumpang di Terminal Tipe A.


  • UPP Tahuna Kerahkan Kapal Patroli Angkut Ratusan Pelajar Balik Ke Tahuna UPP Tahuna Kerahkan Kapal Patroli Angkut Ratusan Pelajar Balik Ke Tahuna Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas II Tahuna mengerahkan kapal patroli KPLP KNP. 343 dari pangkalan Pelabuhan Tahuna untuk mengangkut ratusan pelajar kembali ke Tahuna usai liburan Natal dan Tahun Baru 2019 di berbagai wilayah Sangihe kemarin (10/1).