merdekanews.co
Selasa, 08 Januari 2019 - 17:34 WIB

Bahas Kemacetan Jabodetabek, Jokowi Lupakan Kepala Daerah

Hasan Sumantri - merdekanews.co

Jakarta, MERDEKANEWS - Presiden Joko Widodo menyebut kerugian yang ditimbulkan dari kemacetan di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi atawa Jabodetabek, mencapai Rp65 triliun per tahun. Waduh ini kan tanggung jawab kepala daerah.

"Saya hanya membayangkan, hitungan Bappenas yang saya terima. Setiap tahun kita ini kehilangan kurang lebih Rp65 triliun karena kemacetan pertahun di Jabodetabek," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Angka kerugian itu, kata Jokowi, apabila dijadikan modal pembangunan, cukup untuk membangun moda transportasi alternatif di Jabodetabek. Terlebih jika kerugikan tersebut terakumulasi dalam waktu setidaknya lima tahun. "Ini kalau kita jadikan barang, sudah jadi LRT, MRT. Dalam waktu lima tahun sudah jadi barang," katanya.

Ia menekankan, hal itu ke depan tidak bisa terus dibiarkan. "Tidak mungkin hal seperti ini kita teruskan. Kita harus berani memulai, merancang agar semuanya itu bisa segera selesai sehingga yang Rp65 triliun bisa jadi barang. Bukan jadi asap yang memenuhi kota," katanya.

Hadir dalam rapat tersebut para pejabat terkait meliputi Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menkopolhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menkominfo Rudiantara, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menaker Hanif Dzakiri.

Selain itu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bapenas Bambang Brodjonegoro, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Banten Wahidin Halim, Kepala BPS Suhariyanto, dan Kepala BPKP Ardan Adiperdana. (Hasan Sumantri)






  • Jokowi dan PDI Perjuangan Menang Besar di Swiss Jokowi dan PDI Perjuangan Menang Besar di Swiss Perhitungan suara Panitia Pemilihan Luar Negeri Swiss dan Liechtenstein, menetapkan pasangan 01 Joko Widodo-Maruf Amin menang dengan 78,4%. Sementara, pasangan 01 Prabowo-Sandiaga Uno memperoleh 18%.


  • Jokowi Surati KPU Minta OSO Diloloskan, Maaf Ya Pak Presiden.... Jokowi Surati KPU Minta OSO Diloloskan, Maaf Ya Pak Presiden.... Di tengah hiruk pikuk menjelang Pemilu 2019, ada peristiwa menarik. Istana Kepresidenan melayangkan surat khusus kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Isinya meminta KPU mensahkan Oesman Sapta Oedang (OSO) sebagai calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Tapi, KPU cuek saja.


  • Gara-gara Delpin, Ribuan Suara Jokowi Melayang Gara-gara Delpin, Ribuan Suara Jokowi Melayang Kisruh di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Ini terlihat dari pernyataan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Reri Rudianto.