merdekanews.co
Senin, 03 Desember 2018 - 20:20 WIB

Menteri Basuki dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Buka Pameran Pembangunan Infrastruktur di Gedung Sate

Hadi Siswo - merdekanews.co

Bandung, MERDEKANEWS -- Dalam rangkaian acara peringatan Hari Bakti (Harbak) PU ke-73 tanggal 3 Desember 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Pameran Pembangunan Infrastruktur Nasional di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Pameran bertajuk "Dynamic Youth Fest" akan berlangsung selama tiga hari pada Minggu-Selasa, 2-4 Desember 2018.

 

Pembukaan pameran dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Minggu sore, (2/12/2018). Dalam sambutan pembukaannya, Menteri Basuki mengatakan peringatan Hari Bakti PU ke-73 sangat istimewa karena diselenggarakan di Gedung Sate yang dulunya bernama Departement Verkeer en Waterstaat (Departemen Transportasi, Pekerjaan Umum, dan Manajemen Air).

 

Di Gedung Sate ini, pada 3 Desember 1945, sebanyak tujuh pegawai PU yakni Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, dan Soerjono, gugur mempertahankan Gedung Sate tersebut dari serangan tentara Belanda.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang telah mengijinkan penyelenggaraan Hari Bakti PU ke-73 di Gedung Sate. Selama 37 tahun saya bekerja di PU, baru pertama kali Hari Bakti PU bisa dilaksanakan di pusat sejarahnya yakni di Gedung Sate,” ujar Menteri Basuki.

Pameran Pembangunan Infrastruktur Nasional tersebut merupakan laporan kepada masyarakat mengenai apa yang sudah dikerjakan Kementerian PUPR yang telah diberikan amanah anggaran infrastruktur rata-rata sebesar Rp 100 triliun setiap tahunnya.

 

Menteri PUPR mengatakan khusus di Jawa Barat, Kementerian PUPR membangun sejumlah infrastruktur yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN) diantara untuk meningkatkan konektivitas dan pengendalian banjir mendukung Citarum Harum.

 

Dalam peningkatan konektivitas di Jabar, saat ini Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan dan beberapa waktu lalu telah diresmikan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 1 dari Ciawi ke Cigombong yang akan dilanjutkan ke Cianjur dan Padalarang.

 

Kemudian untuk pengendalian banjir Kota Bandung seperti yang sering terjadi di Bale Endah, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan Kolam Retensi Cieunteung di Kecamatan Baleendah yang berada di sisi Sungai Citarum dan pembangunan.

 

Selain itu membangun 2 terowongan air (tunnel) Nanjung di Kecamatan Margaasih yang mampu mengalirkan debit aliran air dari Sungai Citarum ke Curug Jompong lebih lancar sehingga mengurangi banjir di Baleendah. Untuk penataan saluran tarum barat di Bekasi, Kementerian PUPR menganggarkan sebesar Rp 40-50 miliar pada tahun 2019, sehingga lebih bersih dan bisa menjadi ruang aktivitas warga.

 

Menteri Basuki didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga meninjau booth pameran dan melakukan penyerah secara simbolis sertifikat tenaga kerja konstruksi kepada 30 orang perwakilan yang telah mengikuti Uji Kompetensi dan Sertifikasi di Kota Bandung pada Sabtu 1 Desember 2018 lalu. (Hadi Siswo)


  • Presiden Jokowi Memulai Pembangunan Tol Pertama di Aceh Presiden Jokowi Memulai Pembangunan Tol Pertama di Aceh Pemerintah segera memulai pembangunan jalan tol Trans Sumatra ruas Banda Aceh-Sigli. Hal itu ditandai dengan penekanan sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jumat, 14 Desember 2018


  • Pemerintah Luncurkan Dua Program Hibah Pemeliharaan Jalan Daerah Pemerintah Luncurkan Dua Program Hibah Pemeliharaan Jalan Daerah Pemerintah meluncurkan dua program untuk meningkatkan kinerja dan pemeliharaan jalan daerah melalui dua program hibah yakni Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dan Provincial Road Improvement and Maintenace (PRIM). Kedua program hibah ini bertujuan membantu meningkatkan tata kelola dan kualitas pemeliharaan jaringan jalan daerah yang menjadi kewenangan masing-masing Pemda terutama pada koridor menuju (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) KSPN.


  • 420 Ribu Warga Semarang Barat Akan Nikmati Layanan Air Bersih Perpipaan 420 Ribu Warga Semarang Barat Akan Nikmati Layanan Air Bersih Perpipaan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani meresmikan dimulainya konstruksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat yang dibangun dengan biaya investasi Rp 1,15 Triliun dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).