merdekanews.co
Minggu, 02 Desember 2018 - 15:39 WIB

Satu Juta Bendera Merah Putih dan Tauhid Berkibar di Reuni 212

Hadi Siswo - merdekanews.co

Jakarta, MERDEKANEWS – Peserta Reuni Akbar 212 diperkirakan mencapai lebih dari 8 juta total mujahid dan mujahidah yang berkumpul di Monas dan sekitarnya. Jumlah ini di luar dugaan semua pihak, termasuk panitia sendiri. Bahkan lebih banyak pesertanya dibanding Reuni Akbar 212 tahun 2017.

 

"Hari ini jumlah peserta Reuni 212 hampir lebih dari 8 juta. Ini membuktikan mereka bukan semata peserta reuni. Ini menunjukan, mereka yang adalah para mujahid dan mujahidah yang ingin membela Islam," kata Ketua Panitia Alumni 212 2018, Ustadz Bernard Abdul Jabbar dalam pidatonya di Monas, Jakarta, Ahad (2/12/2018).

 

Padahal, sambung Bernard, berbagai cara telah dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak berkenan dengan kegiatan Reuni Akbar 212..Tapi karena peserta adalah para mujahid-mujahidah 212, maka para peserta tidak mau menyerah.

Berdasarkan pantuan di lapangan, ujung antrian masa menuju Monas sudah berada di Gunung Sahari, Cempaka Putuh, mendekati Matraman, Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang sampai ke Arah Slipi. Tak hanya itu, Reuni kali ini juga berhasil mengibarkan sejuta bendara tauhid dan bendera merah putih. "Satu bendera tauhid mereka bakar, Jutaan bendera tauhid kita kibarkan," ujar Ustad Bernard. (Hadi Siswo)






  • KAFE KANTORAN KAFE KANTORAN Saran anak perempuan saya ternyata ada manfaatnya. Tiba di Mall Artha Gading setelah menempuh perjalanan 45 menit dengan bus Damri dari Bandara Soekarno - Hatta, saya disarankan ngopi dulu di Bangi Kopi. Karena dia akan ke mall itu dalam waktu tidak lama lagi.


  • REZEKI BARISTA SENIOR REZEKI BARISTA SENIOR "Assalamu'alaikum barista senior!" teriak barista kurus di stand Pondok Pesantren Darul Mursyid di arena Indonesia Sharia'a Economic Festival (IFES) 2018.


  • ERA YANG CEPAT MENGALAHKAN YANG LAMBAT ERA YANG CEPAT MENGALAHKAN YANG LAMBAT Revolusi industri 4.0 ditandai dengan fenomena baru: yang cepat mengalahkan yang lambat. Tantangan lembaga zakat dalam revolusi industri 4.0 menjadi salah satu topik diskusi dalam Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018.


  • BARISTA ANTI MATI GAYA BARISTA ANTI MATI GAYA Banyak pengalaman lucu selama mengikuti Indonesia Shari'a Economic Festival 2018. Apalagi dengan penampilan barista di stand Bank Indonesia.


  • Membangun Harapan dari Museum Kanker Surabaya Membangun Harapan dari Museum Kanker Surabaya Di sela-sela agenda yang padat di Surabaya, saya menyempatkan sedikit waktu untuk menemui dr Ananto. Pendiri Museum Kanker Surabaya. Yang juga museum kanker satu-satunya di dunia itu.