merdekanews.co
Selasa, 22 November 2022 - 18:48 WIB

Perkuat Sinergi Dengan Pemda, Ditjen Hubdat Adakan Raker Bidang Perhubungan Darat

Deka - merdekanews.co
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyatakan bahwa mengajak seluruh pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah untuk menyamakan visi dalam penyelenggaraan tugas khususnya pada sektor Perhubungan Darat. Adapun 3 pembahasan utama yang menjadi pokok diskusi dalam kegiatan ini yakni seputar Keselamatan Transportasi Darat, Penanganan ODOL, serta Pengarahan Renops Angkutan Nataru 2022/2023.

Surakarta, MERDEKANEWS --  Guna memperkuat sinergi antar instansi pemerintah baik di sektor transportasi darat, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menggelar kegiatan Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat Tahun 2022 di Convention Hall Terminal Tipe A Tirtonadi Kota Surakarta pada Selasa (22/11).

Dalam kegiatan ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyatakan bahwa mengajak seluruh pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah untuk menyamakan visi dalam penyelenggaraan tugas khususnya pada sektor Perhubungan Darat. Adapun 3 pembahasan utama yang menjadi pokok diskusi dalam kegiatan ini yakni seputar Keselamatan Transportasi Darat, Penanganan ODOL, serta Pengarahan Renops Angkutan Nataru 2022/2023.

“Semoga melalui rapat ini kita dapat melaksanakan tugas dengan baik. Dalam rapat kerja ini saya ikutkan seluruh rekan yang mengemban fungsi di Perhubungan mulai dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kepala Dinas Provinsi, Kota, dan Kabupaten agar ada visi yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita dalam penanganan bidang transportasi dan lalu lintas. Ketika ada visi dan langkah yang sama diharapkan ke depan tanggung jawab kita dalam menciptakan keselamatan transportasi ini dapat berjalan dengan baik,” demikian disampaikan Dirjen Hendro.

Menurut Dirjen Hendro, satu latar belakang diadakannya rapat ini karena akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan transportasi darat yang fatalitas korbannya luar biasa. “Semuanya ketika kecelakaan transportasi terjadi maka pertanggungjawabannya ada di Ditjen Hubdat. Maka pertanggungjawaban ini saya bagi pada Dishub Kota dan Kabupaten. Anda inilah yang menciptakan keselamatan transportasi darat karena uji kendaraan ada di Pemda. Ketika anda tidak melakukan uji dengan baik maka ketika kecelakaan rekan-rekan akan mempertanggungjawabkannya,” ujarnya.

Menurutnya di masa kini semakin bertambah tantangan dalam mengemban tugas, salah satunya dari segi perkembangan teknologi dan infrastruktur yang harus diantisipasi dengan baik.

“Jumlah penduduk Indonesia diperkirakan 60-70% tumbuh di perkotaan sehingga kondisi ini akan menambah mobilitas di perkotaan. Jangan sampai kita membangun transportasi tapi hanya sampai (batas) administratif kota atau kabupaten tapi perlu ada kolaborasi antar kota di sekitarnya,” imbau Dirjen Hendro.

Sementara itu, menanggapi persiapan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Dirjen Hendro meminta seluruh personil yang berada di daerah untuk lebih meningkatkan koordinasi agar Nataru dapat berjalan dengan baik. “Pada Nataru tahun ini sudah ada kebebasan dan tidak ada larangan untuk mudik jadi pasti ada peningkatan arus lalu lintas. Jadi saya minta pada Kepala BPTD, Kadishub Provinsi maupun Kota dan Kabupaten untuk melakukan rampcheck terhadap bus pariwisata,” tambahnya.

Kegiatan Raker ini dilaksanakan secara Hybrid dengan diikuti oleh sebanyak + 250 orang peserta yang hadir secara fisik dan sebanyak + 350 orang yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting. Peserta Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat Tahun 2022 terdiri dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Kepala BPTD di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, serta Asosiasi bidang Perhubungan Darat.

Pembahasan Kegiatan Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat Tahun 2022 dibagi dalam 2 panel/sesi, yaitu:
1. Mengangkat isu Keselamatan Transportasi Darat, Penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL), serta Pengarahan Renops Angkutan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023;

2. Mengangkat isu Tata Kelola Perhubungan di Pemerintah Daerah sesuai amanah UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
 
Sementara narasumber dalam Kegiatan ini berasal dari sejumlah instansi seperti Korlantas POLRI, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Akademisi/Pengamat Transportasi, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

*PENYERAHAN PENGHARGAAN*

Dalam kegiatan Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat Tahun 2022 juga diberikan sejumlah penghargaan bagi unit kerja dan instansi terkait.

Adapun penghargaan yang diberikan sebanyak 5 kategori dengan rincian:

1. Unit kerja terbaik dalam kepatuhan aplikasi e-performance dan aplikasi e-sakip reviu tahun 2022:
Terbaik 1 : BPTD Wil IX  Prov. Jawa Barat
Terbaik 2 : BPTD Wil VI Prov. Bengkulu dan Prov.Lampung
Terbaik 3 : BPTD Wil XXV Prov. Papua dan Papua Barat

2. Satuan kerja pelaksana proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan kinerja terbaik tahun anggaran
2022:
- BPTD Wil. XVIII  Sulawesi Tenggara

3. Penghargaan atas kinerja terbaik dalam kategori peer colaboration (penggunaan, pemanfaatan dan sertifikasi) Barang Milik Negara (BMN)
Terbaik 1 : BPTD Wil X Prov. Jawa Tengah dan Prov D.I. Yogyakarta
Terbaik 2 : BPTD Wil XIII Prov. Nusa Tenggara Timur
Terbaik 3 : Direktorat Lalu Lintas Jalan

4. Penghargaan atas kinerja terbaik dalam pemindahtanganan Barang Milik Negara (BMN) kepada pemerintah daerah
Terbaik 1: BPTD Wil. XVIII  Sulawesi Tenggara, Terbaik 2: BPTD Wil. XXIV Maluku Utara,
Terbaik 3: Direktorat Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan.

5. Penghargaan Sadar Lalu Lintas (SALUD)
- Dinas Perhubungan Kab. Bandung
- BPTD Wil IV Prov.Riau dan Prov. Kepulauan Riau. 

(Deka)





  • Ditjen Hubdat Gelar Sosialisasi Peraturan Turunan UU Cipta Kerja Ditjen Hubdat Gelar Sosialisasi Peraturan Turunan UU Cipta Kerja Kehadiran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja maka Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) turut serta mendukung kebijakan pemerintah dalam peningkatan iklim investasi di sektor transportasi darat.


  • Tekan Risiko Kecelakaan, Ditjen Hubdat Kembali Gaungkan Penggunaan Stiker Pemantul Cahaya Tekan Risiko Kecelakaan, Ditjen Hubdat Kembali Gaungkan Penggunaan Stiker Pemantul Cahaya Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya akibat kecelakaan tabrak belakang dan tabrak samping, Kementerian Perhubungan telah mengatur ketentuan mengenai penggunaan stiker pemantul cahaya dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 74 tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor. Tata Cara Pemasangan dan spesifikasi stikernya juga telah diatur dalam ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat.


  • Antisipasi Kepadatan Penyeberangan Jelang Nataru, Ditjen Hubdat Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Kepadatan Penyeberangan Jelang Nataru, Ditjen Hubdat Gelar Rapat Koordinasi Dalam rangka mempersiapkan Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama dengan Korps Lalu Lintas Polri menggelar Rapat Rencana Operasi Periode Nataru pada Lintas Penyeberangan Merak-Bakauheni dengan lintas instansi terkait pada Rabu, (07/12) di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten.


  • Persiapan Nataru, Dirjen Hubdat Pantau Pos Lalu Lintas Gadog Persiapan Nataru, Dirjen Hubdat Pantau Pos Lalu Lintas Gadog Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno bersama Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meninjau Pos Lalu Lintas Gadog, Bogor, Jawa Barat pada Senin (5/12).