merdekanews.co
Selasa, 23 Agustus 2022 - 13:50 WIB

Kemenhub Beri Penghargaan pada Pihak yang Dukung Peningkatan Kinerja Tol Laut

Fiki - merdekanews.co
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Ditjen Perhubungan Laut bertema “Mewujudkan Tol Laut yang Efektif, Efisien dan Akuntabel Untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi” secara daring, Selasa (23/8).

Jakarta, MERDEKANEWS – Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan kepada sejumlah stakeholder yakni: pemerintah daerah, unit pelaksana teknis pelabuhan, dan operator kapal, yang telah mendukung peningkatan kinerja program Tol Laut.

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Tol Laut. Semoga penghargaan ini dapat memacu semangat kerja kita untuk terus mengoptimalkannya,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Ditjen Perhubungan Laut bertema “Mewujudkan Tol Laut yang Efektif, Efisien dan Akuntabel Untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi” secara daring, Selasa (23/8).

Menhub mengatakan, sejak diluncurkan pada tahun 2015, program Tol Laut terus mengalami peningkatan baik jumlah trayek, pelabuhan yang disinggahi, daya angkut dan muatannya. Saat ini Tol Laut melayani 33 trayek dengan 32 kapal yang menyinggahi 130 pelabuhan.

Menurutnya, untuk menyukseskan Tol Laut  perlu dukungan dari stakeholder lain, baik itu antar Kementerian/Lembaga, BUMN, operator, mitra kerja, dan yang paling penting adalah peran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan komoditi unggulan daerah agar muatan balik Tol Laut semakin optimal.

“Saya mendengar kabar gembira bahwa sekarang dari wilayah timur banyak sekali muatan rumput laut dan ikan yang nilai ekonomisnya relatif tinggi. Oleh karena itu, kepada seluruh daerah di Indonesia bagian timur kumpulkanlah barang-barang tersebut, kita akan siapkan kontainer yang bisa melakukan pendinginan di dalam kapal sehingga bisa dibawa ke Jawa atau Indonesia bagian barat dengan kondisi baik,” tutur Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, sejumlah inovasi harus terus dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja Tol Laut. Diantaranya yaitu, melalui optimalisasi konektivitas multimoda melibatkan program lain seperti: jembatan udara dan subsidi angkutan darat, serta optimalisasi pengawasan barang dari pelabuhan bongkar sampai dengan hinterlandnya.

Salah satu inovasi yang telah dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja Tol Laut yakni penggunaan aplikasi SiTolaut dengan aplikasi BRIStore milik Bank BRI. Dengan sistem end to end user ini akan mempermudah pelaku usaha dalam melakukan proses pemesanan hingga pengiriman. “Saya minta Ditjen Perhubungan Laut dan BRI dapat melakukan ini dengan konsisten, detail dan dengan target yang jelas,” ucap Menhub.

Kemenhub memberikan penghargaan kepada para stakeholder atas prestasi yang diraih, berdasarkan hasil evaluasi semester 1 tahun 2022, dengan Kategori, yaitu: 1. Pemerintah Daerah dengan jumlah pengiriman muatan balik terbanyak diberikan kepada Pemda Morotai; 2. Pemerintah Daerah dengan peningkatan muatan balik terbanyak diberikan kepada Pemda Flores Timur; 3. Operator Kapal Tol Laut dengan Load Factor Terbaik diberikan kepada PT.  Pelni (T-28B); 4. Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dengan Pelayanan Kapal Tol Laut terbaik diberikan kepada UPP Dobo; dan 5. Operator Kapal Tol Laut dengan Performance Kapal terbaik diberikan kepada CBA (KENUS 06).

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Hendri Ginting, serta dihadiri oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, Lembaga Pendidikan, Asosiasi dan stakeholder terkait. 

(Fiki)





  • Menhub Lantik Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perkeretaapian Menhub Lantik Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perkeretaapian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu (14/12), melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I) dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian Perhubungan. Diantaranya yaitu, Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perkeretaapian. Maria Kristi Endah Murni dilantik sebagai Dirjen Perhubungan Udara yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan.