merdekanews.co
Senin, 19 April 2021 - 15:20 WIB

OP Tanjung Perak Lepas Satu Kontainer Bantuan Kemanusiaan Ke NTT dan NTB

Anugue - merdekanews.co
Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Arif Toha menyebutkan bantuan yang dikirim hari ini berasal dari donasi Posko BANTUAN PEDULI BENCANA ALAM NTT DAN NTB

Surabaya, MERDEKANEWS --  Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak pada hari ini, Senin (19/4) melepas 1 (satu) kontainer bantuan kemanusiaan tahap pertama ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Bantuan tersebut ditujukan untuk para korban musibah bencana alam banjir dan longsor akibat cuaca buruk Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Arif Toha menyebutkan bantuan yang dikirim hari ini berasal dari donasi  Posko BANTUAN PEDULI BENCANA ALAM NTT DAN NTB. 

Adapun bantuan tahap pertama yang sudah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak pada tanggal 19 April 2021 sebanyak 1 (satu) Kontainer melalui KM. Sakura 09 milik PT. Suntraco tujuan Kupang berisi semen 500 sak, mie instan, minyak goreng, air mineral, makanan bayi, susu, pakaian, sarung, selimut, masker dan popok bayi.

"Bantuan ini berasal dari masyarakat Maritim Jawa Timur, antara lain yang dikoordinaskan oleh KSOP Gresik dan UPP Brondong serta PT. Semen Gresik, PT. Wilmar, PT. Pertamina Transkontinental, PT. KIAS, PT. Pelindo Marine Service serta dari perseorangan Sdr. Antok Madiun dan Sdr. Mudi Prasongko," kata Arif.

Arif mengungkapkan bantuan yang dikirim masih akan bertambah karena posko bantuan masih menerima sumbangan dari para donatur untuk pengiriman tahap selanjutnya.

"Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana Siklon Seroja, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak mendirikan posko. Hal ini sesuai Instruksi Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut agar semua UPT di lingkungan Kementerian Perhubungan membantu memfasilitasi kelancaran bantuan untuk musibah bencana alam di NTT dan NTB," ujarnya.
 
Selain itu, pendirian posko ini juga didasari oleh banyaknya masyarakat yang ingin memberikan bantuan, tetapi mereka tidak dapat mengirimkannya secara langsung atau pribadi. "Maka kami mendirikan posko, agar donatur yang ingin menyumbang tidak lagi bingung memikirkan cara bagaimana mengirimkannya," ujarnya.

Sementara itu, beberapa perusahaan pelayaran seperti PT. Tanto, PT. Meratus, PT. Pelni dan PT. Suntraco Intim Transport yang  trayek kapalnya menuju ke wilayah bencana bersedia memberikan bantuan pengangkutan Gratis.

"Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak juga memberikan dukungan bantuan logistik kepada relawan  Kapal RS Terapung  “ Ksatria Airlangga “ yang akan menuju daerah bencana NTT dan NTB," tutupnya.

Sebagai informasi, banjir bandang serta tanah longsor akibat siklon tropis seroja terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi NTT dan NTB sejak Minggu (4/4). Banjir merendam ratusan rumah dan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Musibah ini menimbulkan ratusan korban jiwa, luka-luka dan puluhan korban yang masih dalam pencarian serta kerugian materi yang tidak sedikit.

  (Anugue)






  • Aksi Cepat KPLP Selamatkan Dua Kapal Bertubrukan di Perairan Bintan Aksi Cepat KPLP Selamatkan Dua Kapal Bertubrukan di Perairan Bintan Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban pada hari Jumat (7/5) dini hari berhasil melakukan evakuasi 2 (dua) kapal yang mengalami insiden tubrukan di sekitar Perairan Lagoi Bintan, Kepulauan Riau dalam keadaan semua Anak Buah Kapal (ABK) selamat.


  • Kapal Berbendera India di Dumai Sesuai Prosedur, Tak Ada Resiko Penularan Covid-19 Kapal Berbendera India di Dumai Sesuai Prosedur, Tak Ada Resiko Penularan Covid-19 Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai dan Kementerian Kesehatan cq. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Dumai memastikan kapal asing berbendera India yakni MT ARK Progress yang saat ini berada di Pelabuhan Dumai, Riau sesuai dengan prosedur ketat.


  • KPLP Evakuasi WNI Alami Insiden Kecelakaan Kerja di Kapal Pesiar KPLP Evakuasi WNI Alami Insiden Kecelakaan Kerja di Kapal Pesiar Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban pada hari Minggu (2/5) dini hari berhasil melakukan evakuasi 1 (satu) orang korban yang mengalami Cedera Mata dari kapal pesiar MV Costa Atlantica dalam keadaaan selamat.